Mahasiswa dan Pelajar Se-Jabodetabek Tolak Hak Angket, Pelajar: Nurani Kami Tergerak, Tak Ada Pelajar Bayaran

Para mahasiswa dan pelajar se-Jabodetabek gelar aksi tolak hak angket di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (19/3/2024). (Foto: ist)
Selasa, 19 Maret 2024, 23:35 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ribuan mahasiswa dan pelajar gabungan kembali tumpah ruah menggelar aksi dukungan terhadap presiden Joko Widodo di depan pagar utama Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret, 2024.

Kelompok massa gabungan tersebut berasal dari aliansi mahasiswa se-jabodetabek (AMJ) dan gerakan pelajar solid (GPS). Mereka mengaku datang ke gedung perwakilan rakyat karena terpanggil hati nuraninya, bukan karena dibayar atau apapun.

Baca juga : Kapolsek Tanjungsiang Gelar Silaturahmi Kamtibmas kepada Kepala SDN Buniara

Riki, salah satu perwakilan dari Gerakan Pelajar Solid (GPS) mengatakan, pihaknya dari golongan pelajar dan mahasiswa tergerak dengan hati nurani untuk kembali turun ke jalan menolak hak angket.

"Tidak ada kita yang namanya dibayar ataupun segala macam. Kita disini untuk membela bangsa dan negara. Kita disini segara tegas menyerukan tolak hak angket, tolak intervensi dan mengawal pak Jokowi sampai akhir massa jabatannya," kata Riki, pelajar SMUN asal Jakarta kepada wartawan.

Dalam aksinya, ribuan mahasiswa dan pelajar menyampaikan penolakan hak angket, tolak pemakzulan presiden, dukung KPU dan Bawaslu, lawan pemecah belah bangsa, dan rakyat rukun Indonesia damai.

Baca juga : Kasus Pemalsuan Dokumen IUP di Sulawesi Tengah Masuk Proses Penyidikan, Terlapor Diharapkan Kooperatif

"Kami tekankan, tidak ada kecurangan. Kita mendukung KPU RI sampai hasil keluar dan pelantikan nanti. Kita disini pelajar dan mahasiswa tergerak dari hati nurani dan tidak ada bayaran sama sekali," ujarnya.

Aksi yang bertema "Bergerak Untuk Selamatkan Negeri Dari Perusak Demokrasi" dimulai sejak pukul 15.00 WIB.

Riki menyebut, seluruh warga Indonesia sudah melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) 2024. "Jangan sampai diganggu gugat, karena itu suara rakyat tidak bisa diatur," ucapnya.

Baca juga : Daftar ke Panitia, Iqbal Irsyad Resmi Jadi Calon Ketua PWI DKI Jakarta

Selain menyuarakan aksi dukungan terhadap pemerintah, mahasiswa dan pelajar se-Jabodetabek itu juga mengakhiri kegiatan penyampaian pendapat dengan buka puasa bersama.

"Kita di sini dari jam 3 sore sampai bukber (buka puasa bersama). Kita mengadakan bukber juga, tidak mengadakan aksi saja," katanya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal