LampuHijau.co.id - Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Pusat membuka kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) di kecamatan Tanah Abang, Senin (26/2/2024). Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Pusat, Dany Ramdani mengatakan pembukaan musrembang dilakukan serentak di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Pusat. Kebetulan dirinya ditugaskan untuk membuka di Kecamatan Tanah Abang.
"Jadi kegiatan ini serentak digelar dan dibuka Pak Wali Kota di Kecamatan Senen," ucap Dany Ramdani.
Secara umum kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Hal ini juga sebuah bentuk realisasi usulan yang sifatnya bottom up. Dimana usulan datang dari bawah yakni dari masyarakat ke tingkat RW. Selanjut dari tingkat RW naik ke tingkat kelurahan. Setelah dibahas di kelurahan nanti dibawa ke musrembang Kecamatan, kota hingga nasional.
Baca juga : Aksi Adu Mulut Warnai Simulasi Pemilu 2024 di Kantor Walikota Jakarta Pusat
"Jadi usulan musrembang ini berjenjang dari bawah ke atas dan direalisasikan agar bisa langsung dirasakan masyarakat," ucap Dany.
Dany juga berharap ada usulan yang sifatnya terobosan. Karena menurutnya kegiatan musrembang merupakan kegiatan rutin. Jika tidak ada terobosan tentu akan membosankan.
"Intinya usulan yang memiliki terobosan untuk kemajuan kota jakarta Pusat akan diakomodir dan diprioritaskan," ucap Aspem Dany.
Baca juga : Bersalah Palsukan Dokumen Tambang, Ismail Thomas Dituntut 5 Tahun Penjara
Sementara itu Camat Tanah Abang Dicky Suherlan mengatakan di Kecamatan Tanah Abang terdapat 223 usulan yang terbagi menjadi dua. Keduanya yakni 144 usulan pembangunan fisik dan 79 usulan pengadaan barang.
"Total anggaran yang dibutuhkan untuk 223 usulan tersebut mencapai dengan angggaran Rp 75,2 miliar," ucap Dicky.
Menurut Dicky usulan tersebut sudah melalui survey dan aspirasi dari masyarakat. Meski demikian Dicky mengatakan tidak seluruh usulan yang ada bisa terakomodir. Karena ada skala prioritas dalam setiap pembangunan.
Baca juga : Langgar Aturan, APK Bergambar Masinton Terpampang di Pagar Walikota Jakarta Pusat
"Tentu kita berupaya agar semua usulan bisa terakomodir, namun hal tersebut baru bisa diketahui ketika sudah diadakan musrembang tingkat kota," ujar Dicky. (wong)