LampuHijau.co.id - Beberapa hari belakangan ini, di media sosial Facebook dan Whatsapp yang isinya mengatakan pihak TNI membuka rekrutmen untuk lulusan Sarjana Agama Islam, untuk bergabung menjadi Perwira TNI melalui jalur PaPK Khusus Rohaniwan Intelijen dengan Pendidikan selama 4 bulan di Akademi Militer.
Berikut narasi lengkapnya: “*Pemberitahuan*, kepada rekan2 yg punya saudara Sarjana Agama Islam (S.Ag) yg berkeinginan bergabung menjadi Perwira TNI melalui jalur PaPK Khusus Rohaniwan Intelijen, pendidikan 4 bln Di Akmil. Buka pendidikan tgl 30 agustus 2019, hubungi kantor Ajen terdekat atau melalui website Mabes TNI. Mendidik 100 org. Bagi pendaftar yg memenuhi syarat dan lulus tes, akan menempuh pendidikan di AKMIL selama 4 bulan. Selesai pendidikan akan bertugas di Intelijen atau pembinaan mental TNI AD, TNI AL dan TNI AU dengan dilantik menjadi Perwira TNI dengan pangkat Letnan dua ( Letda).”
Baca juga : Ada Gerakan Massa Manfaatkan Arus Balik ke Ibu Kota untuk Aksi Pas Sidang MK Nanti?
Untuk hal ini, pihak TNI melalui media sosial Pusat Penerangannya, seperti Instagram @puspentni menyatakan kabar tersebut tidak benar adanya atau hoaks. “Selamat pagi #sobatpuspen Banyak beredar di WA info spt ini. Kami pastikan info tsb tidak benar (HOAX)..@papk_tni,” unggah akun Instagram @puspentni yang sudah terverifikasi.
Selain melalui akun Instagram, akun media sosial Facebook Pusat Penerangan TNI atau @PENERANGAN.TNI menegaskan, akan menelusuri penyebar hoaks rekrutmen TNI tersebut. “PERHATIAN..Bagi teman teman yg mendapat berita di grub WA atau pun di media sosial lainnya, Mohon jangan percaya karena berita itu tidak benar, penyebar berita akan segera ditelusuri..Trimakasih,” unggah akun Facebook @PENERANGAN.TNI.
Baca juga : WASI Pecahkan Rekor Dunia Guinness Selam
Sejak awal, kabar itu memang aneh. Misalnya, disebutkan secara terang-terangan bahwa lulusan akan bertugas di bagian intelijen. Yang bikin hoax juga kurang cerdas. Dia menyertakan tautan rekrutmen-tni.mil.id yang di dalamnya tertulis jelas penerimaan jalur Pa PK hanya untuk kesehatan dan umum. Tidak ada jalur khusus rohaniwan intelijen. (LHTJ)