LampuHijau.co.id - Panitia Festival Condet kecewa terhadap Pemerintah Kota Jakarta Timur. Sebab, ajang festival yang rutin digelar warga Condet ini tidak mendapat dukungan pemerintah, bahkan pihak pemerintah terkesan cuek.
"Ada apa sih di Condet? Sampai ditakuti seperti itu?" ketus Muhammad Hafidz Setiawan, Ketua Panita Festival Condet 2019, kemarin.
Menurut Hafidz, dengan tidak adanya dukungan dari pemerintah, ia pun mempertanyakan SK Gubernur No. 881 Tahun 2019 tentang Tim Percepatan Penataan dan Pengembangan Kawasan Condet Sebagai Destinasi Wisata.
Baca juga : Dapat Merusak Pemikiran, Pemkot Cirebon Ajak Masyarakat Perangi Hoaks
"Kami tidak menginginkan anggaran, cuma dukungan pemerintah untuk memajukan budaya Betawi di Condet saja," tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Jakarta Timur Iwan Henry Setiawan menampik dengan tegas. Ia menyebut, selama ini pihak Pemkot Jaktim telah membantu masyarakat Condet dalam menggelar sejumlah acara selama tahun 2019 ini.
"Kegiatan yang kami kerjakan di Condet kemarin itu ada Pagelaran Sendra Tari Pangeran Astanawa, kemudian ada juga lebaran Condet," katanya.
Baca juga : Tiga Desa Kekeringan, Pemkab Bekasi Belum Siapkan Solusi
Ia mengatakan, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada wilayah lain di Jakarta Timur yang ingin membuat kegiatan seni budaya. Menurutnya, kalau terus-terusan di Condet kasihan wilayah lain di Jakarta Timur. "Enggak selamanya harus didukung pemerintah kan, kami kan sudah mengerjakan kemarin di Condet," ujarnya.
Terkait bantuan, kata Iwan, merupakan kewenangan dari Wali Kota. Pihaknya di Sudin Parbud Jakarta Timur hanya meneruskan apa yang direkomendasikan oleh Wali Kota.
"Itu kewenangan dari Wali Kota. Kami dari Sudin Parbud, kalau ada permintaan kebutuhan dari masyarakat. Lalu, Wali Kota memberikan restu, baru kami respons," tandasnya. (AZS)