LampuHijau.co.id - Perumda Pasar Jaya melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan kunjungan masyarakat dan memperkenalkan Pasar Buku Kenari di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat. Pasar yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 29 April lalu, saat ini kondisinya memang belum ramai aktivitasnya.
Manager Pemasaran Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan, saat ini berbagai event telah dilakukan di pasar tersebut untuk meramaikannya. Namun menurutnya, memang perlu kerja keras dari seluruh tim. Karena, tugas utama adalah merubah mindset masyarakat yang terlebih dahulu mengenal Pasar Bjku Kenari adalah pasar elektronik dan alat pertukangan.
“Kalau berbicara Pasar Buku Kenari, masyarakat masih mengingatnya adalah pasar elektronik. Kita terus lakukan promosi-promosi dan pengenalan kepada masyarakat,” ujar Gatra di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Baca juga : Pengendalian Harga Pangan Agar Tak Meroket Masih Jadi PR Pemerintah
Sejak diresmikan, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk meramaikan pasar tersebut. Memasuki bulan Ramadhan sebelumnya juga telah dilakukan berbagai kegiatan keagamaan di sana. Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar dan tokoh-tokoh agama.
“Kita juga telah siapkan kalender event yang setiap bulannya telah disusun, agar aktivitas di pasar tersebut tetap ramai. Seperti saat memasuki awal sekolah kemarin, kita lakukan promosi back to school dengan menghadirkan buku pelajaran dan perlengkapan sekolah,” terangnya yang didampingi Kepala Humas Perumda Pasar Jaya Amanda Gita Dinanjar.
Menurut Gatra, setelah berbagai kegiatan yang telah dilakukan, saat ini Pasar Jaya melakukan evaluasi apakah program tersebut sudah tepat guna atau perlu dimaksimalkan. Berbagai masukan juga dimintakan kepada pedagang, agar secara bersama bisa meramaikan pasar tersebut. Salah satu kegiatan yang akan dilakukan adalah kegiatan bedah buku. Pasar Jaya membuka peluang kerja sama dengan para penerbit buku untuk melakukan berbagai kegiatan di pasar tersebut.
Baca juga : NasDem Ingatkan Prioritas Hunian Tetap Pasca Bencana Sulteng
"Perlu juga diketahui bahwa walau memang sepi tapi para toko yang sudah memiliki konsumen tetap melayani penjualan secara online dengan pembelinya. Biasanya yang membeli buku secara online adalah mereka yang tidak bisa datang ke pasar tersebut karena kesibukannya. Artinya, untuk aktivitas terus berjalan,” sambungnya.
Salah satu langkah lain yang akan dilakukan Perumda Pasar Jaya adalah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, yang membawahi sekolah-sekolah di Jakarta. Mereka diajak untuk datang berkunjung ke Pasar Buku Kenari agar bisa melihat berbagai buku yang dijual di sana.
Hal ini memang masih membutuhkan waktu, tapi Pasar Jaya berkomitmen akan terus melakukan upaya agar pasar buku tersebut bisa ramai aktivitasnya. Apalagi, pasar buku ini merupakan pasar buku pertama milik Pemprov DKI yang memang dikhususkan untuk menyediakan kebutuhan buku bagi warga dengan harga yang lebih bersaing.
Baca juga : Ramadan, Ikhtiar ACT Menebar Semangat Filantropi dan Menjaring Para Dermawan
“Di lokasi tersebut kan juga ada berbagai fasilitas lain seperti Co-Working Space, ruang Exhibition, dan lainnya. Nah, ini juga kita upayakan agar bisa mengoptimalkan ramainya Pasar Buku Kenari,” tandasnya. (ULI)