LampuHijau.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat tidak terpecah belah meski berbeda pilihan dalam pemilu di tengah situasi global yang sedang tidak stabil.
"Siapa pun presidennya akan menghadapi itu dan harus bertanggung jawab kepada rakyat," tambahnya.
Sigit mengatakan TNI-Polri terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Baca juga : Konflik Makin Rumit, DPR: Boikot Sebagai Upaya Masyarakat Dukung Palestina
"Kita tak ingin terjadi polarisasi terhadap anak-anak bangsa.”
Sigit mengatakan Polri berkomitmen mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2024 agar berjalan lancar.
Menurut, kepolisian akan menjalankan Operasi Mantap Brata ketika KPU menyatakan rangkaian Pemilu 2024 dimulai.
Baca juga : Anggota Komisi IX DPR RI Linda Megawati Ajak Masyarakat Mencegah Stunting
Dia mengatakan pengamanan dilakukan sejak distribusi logistik, pencoblosan, penghitungan, sampai pengamanan pada gugatan pemilu di Mahkamah Konstitusi.
Menurutnya, keberadaan Polri di semua rangkaian tahapan pemilu bisa saja membuat ada pihak yang bertanya-tanya.
"Tentunya ini yang kemudian menjadi pertanyaan, kenapa ada Polri melaksanakan patroli dan sebagainya?”
Baca juga : Angka Stunting di Kota Tangerang Turun, Sachrudin: Berkat Kerja Sama Semua Pihak
“Semua kita lakukan dalam rangka rangka pengamanan, tidak lebih dari itu," tambahnya.
Tentang isu Polri tidak netral, Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat melapor jika menemukan oknum polisi yang berbuat lebih dari kewenangan pengamanan. (Det)