Pembangunan Septic Tank Komunal di Rusun Tanah Tinggi Bikin Warga Sesak Nafas

Kamis, 2 Nopember 2023, 15:16 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Proyek pembangunan Septic tank komunal di Rusun Tanah Tinggi membawa dampak buruk bagi sebagian penghuni rusun. Sejumlah anak - anak hingga orang dewasa di mengalami sakit gangguan pernapasan, gatal - gatal, pilek. Ini terjadi karena dampak pembangunan Septic tank Komunal oleh Dinas Suku Dinas Air (SDA) DKI Jakarta.

Pantauan di lokasi saat ini sudah terbangun empat kotak seperti kolam penampungan air. Alat berat seperti Beko pun masih diparkir di lokasi proyek. Debu dari pengerukan tanah juga terbilang cukup tebal. Terlihat blok 2 rusun tanah tinggi tertutup debu tebal. Kemudian para pekerja pun terlihat bekerja tanpa dilengkapi pengaman seperti helm dan sepatu boot.

Misti salah seorang warga Blok 5 Rusun Tanah Tinggi mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti proyek apa yang sedang dikerjakan. Namun proyek tersebut dikatakannya cukup membuat warga terganggu.

Baca juga : Samsat Subang Beri Bantuan 5 Tangki Air Bersih kepada Warga Desa Palasari

"Infonya ini nanti tempat penampungan limbah dari rumah warga. Gara-gara pembangunan ini banyak warga yang alami sesak nafas, karena debu yang cukup tebal dan gatal-gatal," ucap Misti.

Misti mengatakan lokasi pembangunan Septic tank Komunal ini sebelumnya lahan Ruang Publik Terpadu Anak (RPTRA) Rusun Tanah Tinggi. Akibat pembangunan ini ruang bermain anak hilang.

"Kita minta pekerja pembangunan ini liat kondisi wilayah. Ini akses jalan warga juga jadi banyak tanah dan sangat bahaya juga kalau hujan karena licin. Kita juga sudah melapor ke kelurahan dan kecamatan tapi belum ada tindak lanjut," ucapnya.

Baca juga : Pembangunan Gedung di Sawah Besar Cemari Lingkungan

Di tempat yang sama, Hj Rudi (61) mengatakan pihaknya sudah gerah melihat pembangunan IPAL Komunal. Pasalnya pembangunan ini terkesan tidak memperdulikan dampak kesehatan warga.

"Banyak warga di sini sakit. Kita sudah tegur berkali - kali tapi tetap saja seperti ini dan terkesan tidak peduli dengan kondisi warga. Di sini warga setiap hari jadi menghirup debu," cetusnya.

Rudi mengatakan, sebenarnya warga tidak memerlukan pembangunan Ipal Komunal ini. Yang warga perlukan adalah adanya perbaikan Rusun Tanah Tinggi yang kondisinya sangat memprihatikan.

Baca juga : Lukas Sering Ngompol dan Tak Pernah Cebok Usai BAB, KPK Segera Selesaikan

"Kami warga di sini tidak butuh pembangunan ini. Kami itu hanya butuh perbaikan rusun dan bukan malah dibangun IPAL Komunal yang justru menyengsarakan warga," tegasnya.

Sementara itu, Lurah Tanah Tinggi Nino Ardiansyah membenarkan adanya informasi warga yang mengalami sakit pernafasan karena dampak pembangunan IPAL Komunal.

"Iya saya dapat info kalau ada warga yang sakit khususnya mengalami gangguan pernapasan. Ini terjadi karena banyak debu akibat dampak pembangunan IPAL Komunal yang dikerjakan Dinas SDA DKI Jakarta," ucapnya. WONG

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal