Bunga Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Ayah Korban Ingin Pelaku Segera Ditahan

Ilustrasi korban pencabulan. (Foto: net)
Minggu, 3 September 2023, 09:12 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kembali, kasus pencabulan terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Kali ini, kasus pencabulan tersebut terungkap saat ayah korban berinisial AA (45) mengadukan adanya tidak pidana diduga pencabulan yang menimpa putrinya, sebut saja Bunga (15).

Aksi yang dialami Bunga sendiri terungkap setelah Bunga menelpon AA untuk minta dijemput, karena tidak mau lagi tinggal dengan ibu kandungnya dan ayah tirinya.

Setelah dijemput dan sesampainya di rumah, Bunga pun menceritakan aksi bejat ayah tirinya berinisial GN (40). Dia menceritakan, kalau GN sudah mencabulinya sejak kelas 6 SD atau sejak usia 12 tahun sampai dirinya kelas 3 SMP.

Berita Terkait : Korban Pencabulan Ayah Tiri Kembali Datangi Polres Jaktim untuk Lengkapi Berkas Penyidikan

Mendengar cerita aksi bejat pelaku tersebut, AA pun langsung menunjuk pengacara Muhammad Ari Pratomo, SH, dan melaporkan tindakan GN ke Mapolres Jakarta Timur dengan Nomor LP B/1285/V/2023/SPKT/RES.JAKTIM/PMJ tanggal 16 Mei 2023.

Namun, AA sebagai ayah kandungnya mengeluhkan lambannya tindakan Polres Jakarta Timur dalam menangani kasus yang menimpa Bunga ini. Pasalnya, mulai dari laporan ke pihak Polres Jakarta Timur hingga kurang lebih lima bulan, pelaku GN yang tak lain adalah ayah tiri korban tak juga kunjung ditahan.

Muhammad Ari Pratomo, SH, pengacara korban pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kasus tersebut sudah masuk dalam pemeriksaan, penyelidikan, sudah berjalan. Bahkan, sudah dilakukan visum dan bimbingan psikolog konseling dan hasilnya pun sudah keluar, serta saksi-saksi juga telah diperiksa semua.

Berita Terkait : Ayah Tiri yang Dilaporkan Cabuli Putrinya, Seorang Pedagang Pakaian di Tanah Abang

“Sampai sekarang sudah kurang lebih lima bulan pelaku juga belum ditahan. Padahal dalam Undang-Undang Perlindungan Anak tersebut, ancamannya minimal 15 tahun, di atas 5 tahun untuk kepentingan penyidik haruslah dilakukan penahanan," ungkap pria yang akrab disapa AriLaw ini.

Dalam hal ini ia menegaskan, seharusnya Polisi tetap menjaga kepercayaan masyarakat. “Dengan cara seperti ini atau lamanya penahanan terhadap pelaku, justru khawatir memudarkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegasnya.

Sementara hingga saat ini pihak Unit PPA Polres Jakarta Timur yang menangani kasus tersebut belum memberikan keterangan apa pun mengenai hal ini. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal