DKI Layani Pencari Suaka dengan Makan yang Cukup

Para pencari suaka saat masih di kawasan Kebon Sirih, Jakpus. (Foto: medcom.id)
Jumat, 12 Juli 2019, 20:13 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta membantu suplai makan siap saji sebanyak dua kali, untuk pencari suaka asal Afganistan, Sudan, dan Somalia. Saat ini, mereka ditempatkan di tenda-tenda pengungsian di lapangan bekas eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat.

"Ya dikasih (makan) dong, masak enggak dikasih. Karena kan kemanusiaan, harus dikasih makan layaknya manusia. Sehari dua kali makan, paling tidak siang dan malam," ujar Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah, di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Menurutnya, petugas Dinas Sosial dikerahkan untuk membuat dapur umum bagi para pencari suaka politik itu. Sedikitnya, ada 2.200 porsi makanan setiap harinya sesuai dengan jumlah pengungsi yang mencapai 1.100 orang.

Baca juga : Kadis Citata Janji Permudah Perizinan Kalangan Bawah

"Karena bertambah terus orangnya. Semalam, sudah dikroscek sama UNHCR itu 998 orang. Tapi kemudian bertambah terus hingga 1.100-an orang. Mereka datang pakai kendaraan sendiri, jam 10 jam 11 datang sendiri," katanya.

Diakuinya, penyediaan makanan itu akan disiapkan untuk sepekan kemudian. Setelah itu, pihaknya menunggu perkembangan pembahasan penanganan pengungsi oleh pemerintah pusat bersama UNHCR. Diakuinya, Dinas Sosial DKI Jakarta tidak menyiapkan anggaran untuk penanganan pengungsi sebanyak itu.

"Yang standar sudah kita siapkan, air, makan. Pada prinsipnya, Pemprov sudah memberikan support yang ada di sana. Itu kan tidak hanya sekadar makanan. Air kita siapkan juga kan. Maksudnya dari PDAM juga membantu, kaitannya dengan penyediaan airnya. Di wilayah dari wali kota, camat dan lurah pun membantu di sana. Dari Lingkungan Hidup, saya minta kemarin dapat dukungan untuk lima portable toilet," tegasnya.

Baca juga : Sering Dicurangi, Penjual Gorengan Pasang CCTV di Gerobaknya

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, awalnya para pengungsi hanya akan ditempatkan di tenda yang didirikan di halaman gedung eks Kodim. Namun setelah didata, jumlahnya meningkat hingga ratusan. Pemprov DKI mengambil langkah untuk memanfaatkan gedung utama eks Kodim.

"Jumlahnya melonjak, akhirnya kami memanfaatkan gedungnya. Jadi, nanti pengungsi bukan saja tinggal dalam tenda, tapi juga ada yang tinggal di dalam gedungnya," ungkapnya.

Selain itu, terkait kebutuhan pangan dan logistik, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial telah mendirikan sepuluh tenda pengungsian. "Untuk kebutuhan pangannya, nanti selama seminggu ini Dinsos DKI akan menyiapkan makanan siap saji yang diberikan tiga kali sehari," terang Saefullah.

Baca juga : Cowok Lombok Nikahi Kekasih dengan Mas Kawin 3 Telur Ayam Kampung

Ia juga menekankan, apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta berdasarkan azas kemanusiaan, sembari menunggu keputusan yang diambil oleh Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR) dan Pemerintah Pusat. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal