Sempat BAB di Tempat Tidur, Lukas Enembe Dilarikan ke RSPAD

Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. (Foto: net)
Minggu, 16 Juli 2023, 21:17 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pengacara Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona, harus melarikan kliennya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Pasalnya, mendadak dirinya dikontak jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kondisi Lukas drop, Minggu (16/07/2023) sekitar pukul 14.00 WIB. Bahkan, Lukas sudah buang air besar dan air kecil di atas tempat tidurnya.

Awalnya, Petrus diminta untuk membujuk Lukas Enembe agar mau dibawa ke RSPAD. Lukas harus segera dibawa ke RSPAD, karena merasakan keluhan mual, pusing, dan sudah dua hari tidak makan.

Baca juga : Dari 44 Saksi Lukas Enembe, Jaksa KPK Tak Hadirkan Semua

"Saya dapat kabar kemarin (Sabtu), Bapak Lukas sudah bersedia dibawa ke rumah sakit, karena kondisi kesehatannya yang sudah drop. Tapi ditunggu hingga pukul 19.00 WIB, tidak kunjung dibawa. Baru mau dibawa pada pukul 21.00 WIB, di mana Pak Lukas sudah tidur. Dan besoknya (hari ini/Minggu), KPK baru mau bawa Pak Lukas ke RSPAD, tapi Pak Lukas sudah kadung kesal, jadi tidak mau dibawa ke RSPAD," beber Petrus.

Karena kesulitan membawa Pak Lukas, jaksa KPK mengontak tim penasihat hukum Gubernur dua periode tersebut. Harapannya, agar mau dibawa berobat ke RSPAD. Pasalnya, kata Petrus, dia mendapat informasi bahwa kliennya juga sudah buang air besar (BAB) dan air kecil di atas tempat tidur.

Baca juga : Ikuti Sidang, Lukas Enembe Nggak Sempat Mandi dan Cuma Pakai Celana Pendek

"Kondisinya sudah drop, sudah dua hari tidak masuk makanan, karena mual dan mengeluh pusing. Serta ketika dibantu diminumkan air putih, Pak Lukas kesulitan menelan air minum, seperti kesakitan tenggorokannya. Dan saya lihat kakinya mulai bengkak lagi," imbuhnya.

Petrus membawa serta adik Lukas, Elius Enembe, untuk datang melihat kondisi terdakwa penerimaan suap atas pengadaan proyek di Pemerintah Provinsi Papua itu di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung Merah Putih KPK. Juga untuk membujuk Pak Lukas untuk mau berobat, baru Pak Lukas mau dibawa ke RSPAD.

Baca juga : Sidang Gratifikasi Rijatono Lakka, Lukas Enembe Jadi Saksi Secara Online

"Saya lihat wajah Pak Lukas sudah sangat pucat. Saat bertemu Pak Lukas, dia diantar dari kamar tahanan oleh lima tahanan dan menjelaskan kondisi Bapak Lukas bahwa sudah parah, hanya tiduran saja. Bahkan, mereka yang membersihkan tempat tidur Lukas karena ngompol dan BAB di tempat tidur," ujar Petrus.

Lanjut Petrus, tim kuasa hukum yang lain, yakni Cosmas Refra dan Antonius Eko Nugroho lebih dulu menunggu du RSPAD. Sementara Antonius Eko Nugroho mengatakan, Lukas Enembe tiba di RSPAD pukul 20.43 WIB. "Setelah diperiksa dokter, tensi darahnya mencapai 238/90," terangnya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal