LampuHijau.co.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan pidato dalam acara pelantikan kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) periode 2019 - 2014, Selasa 2 Juli 2019, di Balai Kota DKI Jakarta.
Dalam pidatonya, Anies mengungkapkan adanya perbedaan antara media dulu dan sekarang sehingga baginya agak sulit untuk dijadikan bahan rujukan masyarakat.
Baca juga : Pembentukan TGPF Kematian Petugas KPPS Tergantung Pemerintah dan DPR
“Dulu media selalu dijadikan rujukan masyarakat akan kebenaran sebuah informasi tentang apa yang disampaikan pemerintah. Tetapi diera keterbukaan ini sekarang berbalik, masyarakat menanyakan kepada pemerintah apakah benar yang diberitakan oleh media ini itu.” tutur Anies.
Walau demikian dia berharap media sekarang bisa bersinergi dengan pemerintah sehingga bisa menumbuhkan trust (kepercayaan-red).
“Oleh karena itu kami berharap nantinya pemerintah dan media bisa bersama sama bersinergi menyajikan berita yang benar dengan sumber yang benar. Saya yakin PWI sanggup memainkan peran di dalam memperkuat trust yang ada di masyarakat kita, ini masyarakat terbuka kita butuh trust" terang Anies.
Baca juga : Jaga Stok dan Harga Jelang Lebaran, Pemerintah Impor Bawang Putih Lagi
Dibawah komando ketua PWI Jaya yang baru, Sayid Iskandarsyah, Anies optimis media bisa berbuah positif dan berkontribusi dalam membangun Indonesia lebih baik.
Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) periode 2019-2014 resmi dilantik oleh Ketua PWI Pusat Atal S Depari pada Selasa 2 Juli 2019, pukul 10. 15 WIB.
Baca juga : Tsunami Mengancam Warga Jakarta
Selain Gubernur DKI Jakarta, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Anggota Wantimpres Agum Gumelar, Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono dan mantan ketua PWI Pusat Margiono turut hadir dalam pelantikan tersebut. (Bit)