Muscab Peradi Jaksel Memanas, Advokat: Ini Harus Dievaluasi DPN

Gelaran Muscab Peradi Jakarta Selatan memanas, hingga adanya protes dan aksi dorong, di Hotel The Tribrata, Senin (29/5/2023). (Foto: ist)
Senin, 29 Mei 2023, 11:54 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Memanasnya suasana Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) Jakarta Selatan hingga adanya protes dan aksi dorong, disesalkan para advokat Peradi. Pasalnya, Muscab yang senyatanya merupakan wadah silaturahmi dan bersatu itu, justru diwarnai keributan.

Hal tersebut disampaikan salah satu anggota Peradi perempuan, usai melakukan registrasi di pintu utama Hotel The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (29/5/2023) pagi. Dirinya yang sudah mendaftarkan diri itu, mengaku kecewa dengan pihak panitia yang melarang puluhan rekan Peradi untuk mengikuti Muscab Peradi Jakarta Selatan. Sebab, menurutnya, setiap anggota DPC Peradi Jakarta Selatan berhak mengikuti Muscab di wilayah tugasnya.

Baca juga : Negara Harus Hadir Jaga Integritas Advokat, UU Baru Perlu Segera Diselesaikan

Apalagi, lanjutnya, nama mereka ada dalam daftar keanggotaan DPC Peradi Jakarta Selatan yang diterbitkan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi. "Ini semua teman-teman saya, saya kenal semuanya. Tapi kenapa mereka nggak boleh masuk, sedangkan saya bisa," ungkapnya.

"Seharusnya semuanya memiliki hak yang setara, tidak ada yang dibeda-bedakan. Karena memang rekan-rekan advokat yang dilarang masuk ini terdaftar di DPN Peradi. Jadi seharusnya pihak panitia menggunakan data dari DPN dibandingkan DPC," bebernya.

Baca juga : Maju Nahkodai Peradi Jaksel, Pendidikan dan Kompetensi Advokat Muda jadi Program Prioritas Bonti-Eky

Tak hanya kecewa dengan banyaknya rekan advokatnya yang dilarang mendaftarkan diri dan masuk, dia juga kecewa karena seharusnya Muscab Peradi Jakarta Selatan dapat menjadi wadah untuk bersatu.

Musyawarah yang beragendakan pemilihan serta pengesahan Ketua terpilih Peradi DPC Jakarta Selatan itu, seharusnya menjadi ruang untuk menyamakan gagasan.

Baca juga : Musrenbang Jakpus dan Jaksel, Heru: Macet, Banjir, Kemiskinan, dan Stunting Harus Teratasi

"Pelaksanaan acara ini harus dievaluasi oleh DPN, kenapa bisa ramai begini. Seharusnya acara ini bisa jadi ruang untuk kita bersatu-bersilaturahmi, bertukar gagasan, dan semakin kompak. Bukan justru malah terpecah," sesalnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal