LampuHijau.co.id - Sepuluh bulan menjelang pencoblosan Pemilu 2024, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Lukman Jupiter, buka-bukaan soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya ke KPK pada 2019 lalu.
Dikutip dari laman e-LHKPN, yang dilaporkan Jupiter sebelum menjadi anggota Dewan pada 2019 mencapai Rp32.490.000.000. Terdiri dari tujuh bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Belitung, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan senilai Rp27.770.000.000. Jupiter juga memiliki alat transportasi dan mesin terdiri dari 3 mobil yakni Mercedes-Benz Rp1 miliar, Toyota Fortuner Rp300 juta hingga Alphard Rp1 miliar.
Baca juga : Bulan Ramadan, Jupiter: Berbuat Baik Kepada Sesama Itu Indah
Sedangkan harta bergerak lainnya Rp800 juta. Kas dan setara kas Rp1.620.000.000. Dia tercatat tidak memiliki surat berharga dan juga tidak ada hutang.
"LHKPN itu saya laporkan sebelum jadi Dewan. Jadi jumlah harta itu bukan ujug-ujug setelah saya menjabat Dewan," kata Jupiter di Jakarta, Kamis (13/4/2023).
Baca juga : Saksi Korban Akui Pernah Bersama Beli Mobil Atas Nama Yanti
Jupiter mengaku memiliki beberapa jenis usaha sebelum terjun ke panggung politik di Ibu Kota. Artinya, Jupiter sudah kaya sebelum menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Usaha yang dipunyai Jupiter antara lain Bank Dana Niaga PT Bank Perkreditan Rakyat yang juga memiliki cabang di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
"Untuk mendirikan bank kan perlu modal besar. Tidak cukup Rp10 miliar. Di Bank Dana Niaga ini saya memegang saham yang lumayan," kata Jupiter yang juga anggota Komisi A DPRD DKI.
Baca juga : 12 Persen Warga Kabupaten Subang Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan
Selain itu, Jupiter juga mengaku memiliki perusahaan properti bernama PT Jupiter Bumi Land. Jupiter juga memiliki perusahaan yang bergerak di bidang importir suku cadang sepeda motor dengan nama PT Royal Prima Mandiri. "Tahun 2008 saya sudah mendirikan perusahaan ekspedisi impor elektronik," demikian Jupiter. (ULI)