LampuHijau.co.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan, dirinya komitmen mendukung sepenuhnya kerja-kerja yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Caranya, dengan selalu kooperatif apabila KPK membutuhkan data untuk memberantas kasus korupsi di Jakarta.
Dan dirinya siap memberikan keterangan apapun itu jika diperlukan. "Seperti pada Senin pagi hari ini (10/4/2023), saya datang ke gedung Merah Putih KPK untuk memberikan keterangan. Ini terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada tahun 2018-2019," ujar Pras, sapaan Prasetio Edi Marsudi, di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Baca juga : Sambut Ramadhan, Ikadin Jakarta Selatan Beri Santunan kepada Anak Yatim
Politisi PDI Perjuangan yang dikenal ramah kepada media ini menambahkan, semoga keterangan yang diberikan dapat membantu penyidik KPK dan membuat terang permasalahan ini. "Sebagai warga negara yang taat kepada hukum, saya selalu siap memenuhi panggilan KPK. Baik itu soal dugaan korupsi pembebasan lahan di Pulogebang atau dugaan kasus korupsi lainya," tegas pebalap nasional ini.
Namun pengamatan lampuhijau.co.id, sudah dua kali atau lebih KPK meminta keterangan Pras sebagai saksi terkait dugaan kasus korupsi lahan Pulogebang, hingga saat ini KPK belum menetapkan siapa tersangka atau menahan tersangka. Begitu juga soal kasus dugaan korupsi Formula E 2022. Pras pun sudah dua kali lebih dipanggil KPK sebagai saksi. Namun hingga saat ini, KPK juga masih terkesan 'enggan' menetapkan siapa tersangka.
Baca juga : Minggu Depan, DPRD Akan Gelar Sidang Paripurna Terkait Pemekaran Subang
Lebih miris lagi, ada media nasional yang mengklaim media bersih dalam memberantas korupsi, justru off side dengan menyebut rumah pribadi Pras digeledah KPK. Faktanya, tidak ada. Namun Pras tetap sabar tak menghiraukan tulisan salah media tersebut. (ULI)