LampuHijau.co.id - Anggota Komisi D DPRD DKI Neneng Hasanah menyoroti masalah pengelolaan sampah di DKI Jakarta. Menurut info dinas lingkungan hidup (LH) DKI kesadaran masyarakat dalam hal pengolahan sampah di RW 05, Kelurahan Rorotan masih sangat rendah. Hal itu disebabkan, masyarakat tidak memahami cara melakukan pengolahan sampah yang baik di lingkungannya.
"Petugas TPS3R harus rajin sosialisasi tentang pengolahan sampah di masyarakat," ujar Neneng saat sosialiasi peraturan daerah (Sosper) Perda No.4 Tahun 2019 tentang pengolahan sampah di Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, Minggu (29/1/2023) pagi.
Baca juga : Satgas Saber Pungli Kabupaten Subang Akan Fokus Pencegahan Pungli
Dikatakan anggota Fraksi Demokrat di DPRD DKI itu, khusus di RW 05, Kelurahan Rorotan, dari 2.000 rumah, data yang dimiliki dinas LH hanya 17 rumah yang mengerti dengan pengolahan sampai rumah tangga.
"Kedepan perlu kita giatkan sosper tentang pengolahan sampah dari sumbernya. Hari ini, sosper yang kita lakukan mengkhususkan pada ibu-ibu yang merupakan ujung tombak keluarga dalam pengelolaan sampah. Dengan sosialisasi ini kita harapkan ibu-ibu bisa lebih mengerti sehingga fokus dengan pengolahan sampah," beber loyalis AHY ini.
Baca juga : Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Menerima Penghargaan dari UNICEF
Sementara itu, narsum sosper Neneng Hasanah, Usman mengungkapkan sosper perda pengolahan sampah dalam rangka mendukung pemerintah dalam mensosialisasikan perda pengolahan sampah. "Dengan sosper perda pengolahan sampah ini. Tentu masyarakat bisa memahami jika sampah pun memiliki sisi ekonomi yang menguntungkan,"ujarnya.
Dikatakanya lagi, dengan adanya sosper perda sampah. Masyarakat pun bisa meninggalkan perilaku lama yang kerap mengabaikan sampah. "Tinggal dibutuhkan peran Pemda dalam menyediakan fasilitas pendukung," bebernya.
Baca juga : Polisi Sudah Temukan Unsur di Kasus Dugaan Penyekapan Nindy Ayunda
Sementara, LMK RW 05 Kelurahan Rorotan, Ikhwanudin menyambut baik adanya kegiatan sosper yang dilakukan di wilayahnya. Mengingat hingga kini wilayahnya jarang terjamah anggota DPRD dalam melaksanakan sosper. "Kita harapkan sosper ini bisa menambah pengetahuan masyarakat khususnya dalam melakukan pengolahan sampah," ungkapnya.(dri)