Perkuat Kesatuan Bangsa, Forkopimko dan Tokoh Masyarakat Jakut Gelar Silaturahmi

Gelaran silaturahmi Forkopimko dan tokoh masyarakat Jakut. (Foto: Sep)
Rabu, 19 Juni 2019, 18:02 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Forum Komunikasi Pompinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar silaturahmi di Hotel Sunlake, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/6/2019). Acara yang dihadiri organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini bertujuan memperkuat persatuan bangsa.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, segenap Forkopimko dan unsur masyarakat telah berkomitmen menjaga wilayah Jakarta Utara seperti yang tertuang dalam #JakartaRumahKita. Seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab terhadap keamanan dan kenyamanan wilayah Jakarta Utara layaknya menjaga suatu rumah.

Baca juga : Pemkot Bekasi Teken PKS Bidang Kesehatan Dengan LSM Bina Masyarakat Peduli

“Sejak awal kita sudah mengedepankan stigma ‘Jakarta Rumah Kita’. Jadi seluruh elemen masyarakat wajib menjaga ‘rumah’ ini bersama-sama dengan rasa tanggung jawab penuh,” kata Ali, saat ditemui di Hotel Sunlake,l, Rabu (19/6).

Tak hanya itu, dijelaskannya acara ini juga sebagai bentuk menyatukan aspirasi masyarkat untuk membangun kebaikan di Jakarta Utara. Menyatukan energi positif seluruh elemen masyarakat agar tidak terdapat celah oknum pengacau kesatuan bangsa.

Baca juga : Bersama Para Tokoh, Kapolres Majalengka Gelar Halal Bi Halal

“Jakarta Utara ini begitu tinggi energi positifnya dan Pak Wali Kota berpesan agar energi ini dipakai untuk kegiatan yang positif. Jangan sampai energi ini dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara, Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid menjelaskan, deklarasi damai juga disampaikan dalam acara tersebut. Berkomitmen dalam menyatakan keamanan dan kedamaian di wilayah Jakarta Utara. Termasuk menghormati keputusan sidang sengketa pemilihan presiden pada 28 Juni 2019 mendatang.

Baca juga : Demi Persatuan, Jokowi dan Prabowo Disarankan Bubarkan Koalisi

“Kita tahu bahwa masyarakat Jakarta Utara sudah dewasa. Yang artinya, tidak lagi berpikir untuk membuat keonaran, dan justru harus kembali bergandengan tangan untuk merajut kebersamaan dalam kehidupan yang damai,” tutupnya. (Sep)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal