LampuHijau.co.id - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan terus menggaungkan perang terhadap Narkoba. Sejumlah terobosan penanggulangan Narkoba selama tahun 2022 dilakukan BNNK, guna mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih Narkoba).
"Di antaranya melakukan kegiatan pemberdayaan alternatif berupa pelatihan kuliner dan pelatihan sablon," kata Kepala BNNK Jakarta Selatan Gazali Ahmad, Sabtu (31/12/2022).
Baca juga : Lesehan di ECO Park Tebet, Pemkot Jaksel Beberkan Sejumlah Program kepada Wartawan
Pelatihan kuliner, kata dia, digelar pada bulan Juli 2022 di kawasan Pejaten Timur. Sedangkan pelatihan sablon, digelar di Cipete Utara pada bulan Agustus 2022. Dua wilayah ini menjadi target penjangkauan karena dikenal sebagai daerah rawan peredaran Narkoba.
"Daerah-daerah ini rawan narkoba. Makanya kita juga mendapat dukungan dari pihak kelurahan setempat dan mereka ingin wilayahnya bersih narkoba," katanya.
Baca juga : Peringati Hardiknas, Wali Kota Jaksel Ungkap Keberhasilan Kurikulum Merdeka Belajar
Selain itu, kata dia, BNNK juga telah melaksanakan kegiatan "dor to door bersinar" di beberapa wilayah kecamatan. Kegiatan ini, kata Gazali, merupakan program terobosan penanggulangan narkoba yang melibatkan partisipasi dari elemen masyarakat. Selain itu, pihaknya telah mendeklarasikan Peduli 6B kepada masyarakat.
Peduli 6B sebagai ciri-ciri pengguna Narkoba yang terdiri dari: bohong, bengong, bolos, bebal, bingung, barang-barang hilang. Peduli 6B atau peduli nambe ini, kata dia, program terobosan penanggulangan BNNK Jakarta Selatan yang mendapat predikat terbaik dari BNN.
Baca juga : Bagi Mahasiswa Mustahik Terdampak Covid-19, BAZNAS dan UIA Salurkan Beasiswa dan Bantuan
"Kita kolaborasi dengan Kesbangpol mensosialisasikan Peduli 6B ini dengan melibatkan FKDM," kata dia.
"Intinya kita tidak boleh tinggal diam jika melihat ciri-ciri 6B. Laporkan kepada kita agar mereka yang menjadi korban Narkoba bisa terselamatkan," tandasnya. (RBN)