Mabes Polri Pastikan 4 Korban Kerusuhan 22 Mei Tewas Karena Peluru Tajam

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. (Foto: net)
Senin, 17 Juni 2019, 20:31 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dari kerusuhan 22 Mei ada 9 korban tewas. Mabes Polri pun melakukan investigasi hal tersebut. Dari hasil autopsi, Mabes Polri memastikan empat di antaranya tewas karena peluru tajam.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. "Keempat korban yang meninggal akibat peluru tajam tersebut meninggal dengan satu tembakan saja," katanya di Mabes Polri, Senin (17/6/2019).

Baca juga : Pencuri Pistol dan Duit 50 Juta Milik Brimob Pas Rusuh 22 Mei, Ngaku ke Temen Cuma 10 Juta

Dua proyektil diamankan untuk selanjutnya akan dilakukan uji balistik. Hasil uji balistik akan keluar dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. "Proyektil didapat diambil dari tubuh korban Rayhan dan Abdul Aziz, kemudian satu lagi dari Zulkifli,” kata Kombes Asep.

Penyebab kematian lima korban masih belum bisa dipastikan. Namun, salah satu di antaranya diduga meninggal akibat tindak kekerasan dengan benda tumpul. "Lalu yang lima, empatnya indikasi kuat karena peluru tajam dan satunya karena kekerasan benda tumpul," ucapnya.

Baca juga : DKI Biayai Pengobatan Korban Aksi 21-22 Mei, Rekan Indonesia Puji Anies

Asep menyebut, penyebab meninggalnya kelima orang tersebut belum bisa dipastikan lantaran belum sempat dilakukan proses autopsi. Kelima orang tersebut baru sempat dilakukan proses visum luar oleh pihak rumah sakit. "Memang yang lima belum diautopsi karena langsung diambil oleh pihak keluarga," ujarnya.

Di sisi lain, Asep menuturkan, pihaknya juga telah mengetahui lokasi penemuan dari lima korban tewas tersebut. "Keseluruhan berada di wilayah Petamburan, yang empat masih dalam proses pendalaman," ujarnya.

Baca juga : Iwan Fals Minta Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan 22 Mei

Sementara, sebelumnya Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan, dua dari delapan korban tewas kerusuhan 22 Mei akibat peluru tajam. Makanya, dia meminta keplisian mencari dan menangkap pelaku yang menembakkan peluru tajam itu. "Harus dicari siapa yang menembakkan peluru tajam itu karena memang betul dari delapan yang meninggal tertembak itu, empat diautopsi dan hanya dua didapati pelurunya," tegasnya, Kamis (13/6). (LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal