LampuHijau.co.id - Tewasnya empat anggota keluarga di Perumahan Citra Garden Ext 1, Kalideres, Jakarta Barat menuai banyak spekulasi negatif yang memojokkan kepemimpinan Yani Wahyu Purwoko sebagai Wali Kota Jakarta Barat.
Sejumlah kalangan pun seakan berlomba-lomba untuk mengkritisi kepemimpinan Yani, yang dianggap lalai dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin Kota Administrasi Jakarta Barat. Padahal kritikan itu tidak didasarkan pada logika tentang penyebab kematian yang sebenarnya.
Demikian diungkapkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinatoriat Jakarta Barat Kornelius Naibaho saat menanggapi banyak berita opini miring yang beredar di media massa.
Baca juga : M Ihsan Forkabi: Kuat Dugaan Korban Tewas Sekeluarga di Jakbar Karena Depresi
Kornel berpendapat, mengkritik boleh, tapi jangan 'membabi buta' dan dangkal dalam pola berpikir logika. "Jika mau mengeluarkan statement, seharusnya pelajari dulu keadaan dan kejadian yang sebenarnya. Bila perlu terjun langsung ke lokasi kejadian," ujar Kornel, kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).
Kornel juga menyayangkan sejumlah media massa yang meminta statement para praktisi, yang kemudian mengait-kaitkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta dalam persitiwa itu. "Lah, ini apa korelasinya antara APBD dengan peristiwa di Perum Citra 1? Nggak nyambung mengaitkan peristiwa itu dengan APBD, apakah yang meninggal itu orang tidak mampu?" ujarnya.
Kornel menjelaskan bahwa kematian empat orang itu, menurut dokter memang benar tidak ada asupan makanan dan minuman selama berhari-hari. Tapi, bukan berarti kelaparan karena tidak ada yang dimakan. Bisa juga karena sudah tua renta dan berpikir mau mengakhiri hidupnya dengan cara itu. Apalagi, mereka menetap di perumahan yang tergolong kawasan elit di Jakarta Barat.
Baca juga : Tempat Pelaku Kekerasan Seksual di Kota Bandung, Kiai Maman: Bukan Pesantren!
"Lain halnya kalau peristiwa ini terjadi di daerah perkampungan padat penduduk, bisa tuh RT, RW, lurah, camat, sampai wali kota disalahin," ujarnya.
Kornel berharap, agar media massa untuk menghentikan menulis opini dengan menyalahkan Wali Kota Jakbar dalam peristiwa ini. "Tunggu hasil investigasi dari pihak Kepolisian saja. Dan, media massa dan wartawannya harus profesional, tidak menggiring suatu peristiwa menjadi opini, hanya untuk mengejar pembaca namun merugikan pihak lain," tegas Kornel.
Sebelumnya diberitakan, empat orang anggota keluarga di Perumahan Citra Garden 1 Ext, Kalideres, Jakarta Barat ditemukan meninggal kekeringan, pada Jumat (11/11). Mereka adalah Rudianto (71), Margareta (58), Budianto (69), dan Dian (40). (ULI)