M Ihsan Forkabi: Kuat Dugaan Korban Tewas Sekeluarga di Jakbar Karena Depresi

Sabtu, 12 Nopember 2022, 15:07 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Peristiwa meninggalnya satu keluarga di perumahan mewah Citra Garden, RW 15 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat terus menuai kontroversi. Berita yang beredar bahwa peristiwa yang menimpa satu keluarga itu tewas diduga karena kelaparan atau kekurangan makan. Dugaan itu pun disampaikan Tim dokter forensik RS Kramat Jati, Jakarta.

Ketua Umum Forkabi, M Ihsan menduga jika penyebab wafatnya para korban lebih kuat disebabkan karena persoalan depresi. "Ada indikasi meninggalnya satu keluarga itu disebabkan depresi. Karena dari 3 orang yang wafat, umurnya diatas 65 tahun," ujar Ihsan kepada wartawan, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga : Halloween di Itaewon Korsel Telan Korban Tewas Mencapai 149 Orang

Fakta lainya, kata Ihsan yang juga Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta Barat yaitu keberadaan rumah para korban yang berada di dalam kompleks. Dikatakannya, secara nyata, kondisi itu menggambarkan tarap ekonomi keluarga para korban yang cenderung mapan.

"Rumah para korban ada dalam kompleks. Tentu itu menunjukan keluarga korban masuk dalam kategori ekonomi menengah keatas. Belum lagi fakta lapangan menunjukan rumah yang dihuni masuk dalam kategori mewah. Dari fakta itu, tentunya sangat bertolak belakang untuk ukuran orang yang meningal karena kelaparan," bebernya.

Baca juga : Macan Kemayoran Muda Takluk di Tangan Maluku Utara Selection

Hal lainnya, yang semakin menguatkan dugaan M. Ihsan jika wafatnya para korban jauh dari kelaparan. Kehidupan sosial masyarakat di Jakarta yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

"Perangkat RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan pastinya tidak akan tinggal diam dalam mengatasi persoalan sandang dan pangan bagi warga yang mengalami kelaparan. Pasti akan membantu jika ada warga yang membutuhkan makan," ungkapnya.

Baca juga : Panti Pijat Berkedok Kedai Kopi Tersebar di Jakbar, Jakut, hingga Tangerang

Seperti diberitakan, satu keluarga ditemukan tewas. Para korban, yakni bernama Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69). Jenazah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri, anak perempuan dan paman. (dri)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal