LampuHijau.co.id - Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RA diduga menjadi korban penipuan oleh orang yang mengaku sebagai karyawan Shopee. Akibatnya, RA mengalami kerugian hingga Rp2,5 juta.
RA pun telah melaporkan dugaan penipuan itu ke Polda Metro Jaya. Laporan itu diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/5774/XI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 10 November 2022.
RA menjelaskan, kejadian bermula ketika ia dihubungi melalui telepon WhatsApp oleh seseorang yang mengaku sebagai karyawan Shopee pada Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu terduga pelaku mengiming-imingi RA dengan uang Rp2,5 juta, yang disebut sebagai hadiah dari Shopee.
Baca juga : Kolaborasi Curi Mobil di Showroom, Ucok dan Eca Diciduk Polres Metro Tangerang Kota
"Kemudian mereka menawarkan uangnya mau ditransfer ke rekening atau Shopee pay?' Lalu saya jawab, langsung saja ke Shopee pay'," kata RA saat dihubungi, Jumat (11/11/2022).
RA kemudian diminta masuk ke akun Shopee pribadinya dan memilih menu beranda. Di saat yang bersamaan, terduga pelaku mengirim QRIS atau barcode ke nomor WhatsApp korban.
"Lalu saya disuruh untuk scan barcode tersebut di akun Shopee saya. Setelah berhasil saya scan, saya diminta ketik nomer PIN Shopee saya. Lalu saya ketik dan berhasil, Rp1 juta pertama berhasil. Begitu selanjutnya berulang sampai ke barcode yang ketiga," ujar RA.
"Sehingga nominalnya Rp2,5 juta, tetapi nominal ini belum masuk juga ke saldo Shopee pay saya," tambahnya.
Setelahnya, terduga pelaku menanyakan apakah RA menggunakan mobile banking (m-banking) atau tidak. Terduga pelaku berdalih ingin mengirim langsung uang sebesar Rp2,5 juta ke rekening korban. Namun, RA mulai curiga ketika diminta memasukkan nomor PIN m-banking dan langsung menutup teleponnya.
"Kemudian mereka bersikeras telepon-telepon saya dan berbicara kasar pada saya. Setelah saya cek akun Shopee saya, ternyata mereka telah memakai limit Shopee paylater saya sebesar Rp2,5 juta, yang nantinya akan menjadi beban tagihan saya di bulan November ini," ungkap RA.
Baca juga : Dugaan Penipuan, Ketua Yayasan Pendidikan Unggulan Indonesia Dilaporkan Ke Polisi
Mengetahui telah menjadi korban penipuan, RA langsung menghubungi customer service Shopee agar akunnya dibekukan sementara. Pihak Shopee kemudian meminta RA melampirkan bukti percakapan dan nomor telepon yang digunakan terduga pelaku.
"Sekarang akun Shopee saya sudah dibekukan oleh pihak Shopee. Tetapi nomor tersebut sampai sekarang masih saja mencoba menghubungi saya kembali. Tetapi tidak saya ladeni," pungkasnya. (RBN)