LampuHijau.co.id - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkpt Jaksel) menggaungkan gerakan tanam biji buah sesuai instruksi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono.
Dalam pelaksanaannya, setiap biji buah yang dibawa oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dikumpulkan untuk ditanam kembali oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Walikota Jakarta Selatan Munjirin setelah upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).
Munjirin menegaskan, gerakan itu menjadi kewajiban jajarannya untuk membumikan kembali penghijauan di Jakarta Selatan. "Instruksi dari Pj. Gubernur (Heru Budi Hartono), sudah jelas bahwa untuk segera membumikan lagi gerakan penanaman pohon. Gerakan ini bisa dilakukan dengan menanam bibit yang sudah jadi pohon, dan dengan mengumpulkan biji," jelasnya.
Baca juga : Dihadiri Gubernur Anies, Novita: JXB Hadirkan JSX di Pusat Kesenian TIM
Secara teknis, pengumpulan biji dilakukan setiap hari Jumat. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan nantinya akan mengoordinir setiap biji buah yang disetorkan, untuk kemudian diolah agar bisa ditanam kembali oleh masyarakat.
"Setelah tumbuh menjadi pohon, kita berikan lagi ke masyarakat untuk dijadikan tanaman. Dalam kesempatan ini saya mengimbau setiap Jumat dilakukan gerakan pengumpulan biji-biji buah. Minimal satu orang pernah menanam satu kali," katanya.
Pada setiap acara, Munjirin menekankan, agar diselipkan penanaman pohon sebagai upaya penghijauan. "Terlebih, manfaat yang dirasakan langsung dari pohon buah disebutnya seperti penyedia oksigen dan sumber vitamin dan gizi," ujarnya.
Baca juga : Setop Tawuran dan Bullying, Pemkot Jaksel Berikan Ini kepada Pelajar
Sementara Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan Hasudungan Sidabalok menjelaskan, animo pemerintah dalam gerakan penghijauan sangat tinggi.
"Selama ini ada arahan dari Bapak Pj. Gubernur untuk meningkatkan penanaman, tanaman produktif maupun tanam penghijauan, agar kota lebih hijau. Animo pemerintah gerakan ini sangat tinggi, untuk menambah suplai bibit tanaman ini makanya kita berinisiatif," ungkapnya.
Secara teknis, Hasudungan menjelaskan, setiap biji akan dibawa ke Agroeduwisata Ragunan, nantinya biji dipilah mana yang baik dan layak untuk disemai.
Baca juga : Viral Penganiayaan PPSU, Pemkot Jaksel Ingatkan Perjanjian Kontrak Kerja
"Setelah itu akan jadi tanaman buah baru, dan kita akan lakukan teknologi sambung pucuk juga supaya hasilnya lebih maksimal. Setelah jadi hasilnya kita berikan lagi ke masyarakat. Buah lokal yang kita manfaatkan rambutan, alpukat, mangga, durian. Ini akan berlangsung sampai hijau, karena biji yang diberikan belum tentu baik dan tumbuh," tandasnya. (RBN)