Saat Putus Kontrak dengan Palyja dan Aetra, Arief: PAM Jaya Jamin Distribusi Air ke Warga Jakarta Lancar

Dirut Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin. (Foto: ist)
Rabu, 26 Oktober 2022, 15:14 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Perumda PAM Jaya pada Rabu (26/10/2022), membuat vendor sounding. Ini merupakan bagian proses langkah-langkah menuju transisi pengambilalihan distribusi air di Jakarta, dari mitra kerja Palyja dan Aetra yang selama 25 tahun bekerja sama dengan PD PAM Jaya.

PAM Jaya jamin kelancaran air saat kontrak habis dengan Palyja dan Aetra

"Tujuan vendor sounding ini, kami ingin sampaikan kepada mereka yang sudah menjadi vendor asisting Palyja dan Aetra bahwasanya pada tanggal 1 Februari 2023 mereka akan menjalin kerja sama tidak lagi dengan Palyja maupun Aetra, tapi langsung dengan PAM Jaya," kata Dirut Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin, Rabu (26/10/2022).

Baca juga : Banyak Bencana Banjir dan Longsor, Ini yang Diminta Puan kepada Pemerintah serta Anggota DPR

Dikatakan mantan Dirut Perumda Pasar Jaya ini, proses pengadaannya dibuat transparan akuntabel. "Kita menggunakan eproks, sehingga kemudian tata cara proses di PAM Jaya akan lebih clear, dan kemudian kita PAM Jaya sudah mendapat sertifikasi ISO 37.031 tentang antisuap atau anti penyuapan, sehingga proses ini sebagai langkah bagus.

Ditambahkan, PAM Jaya menuju masa depan dan inilah sebuah mailston. Bahwasanya PAM Jaya serius dengan berbagai macam tantangan apapun siap untuk memastikan distribusi air di Jakarta itu sesuai ekspektasi masyarakat Jakarta, saat ini serta masa depan.

PAM Jaya menjamin pasokan air ke warga lancar saat pemutusan kontrak dengan Palyja dan Aetra

Baca juga : Beda dengan Palyja dan Aetra, Arief: PAM Jaya Teken Kerja Sama dengan PT Moya

"Dan langkah kedua kita menyampaikan bahwasanya dalam corektif action 100 persen cakupan kepada masyarakat Jakarta. Kita sudah menyampaikan saat itu penandatanganan kerja sama kemitraan di hulu penyedia air baku, bersinergi dengan pemerintah pusat dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri, untuk memastikan air baku yang kita peroleh dari Jatiluhur akan sampai ke Jakarta di tahun 2030 untuk sisa cakupan sebanyak 34 persen. Jadi, nanti akan ada air baku tambahan dari Jatiluhur varian Serpong. Kemudian Buaran Tiga dan Juanda," jelas Arief Nasrudin.

Ditegaskan, PAM Jaya benar-benar serius melalukan stayjing memenuhi cakupan 100 persen sampai 2030. "Jadi, strart-nya 2024 nanti menuju 2030. Namun di tahun 2023 kita akan tetap melakukan langkah-langkah corectif action quick clean, soft plan untuk memastikan ada lokasi-lokasi yang perlu kita percepat pengadaannya secara temporary. Ini untuk memastikan air itu ada di rumah masyarakat Jakarta," jelasnya.

Ditambahkan, acara vendor sounding ini menjadi momentum yang sangat penting bagi PAM Jaya, agar pengadaan-pengadaan di masa depan tidak ada pengadaan yang terselubung dan harus transparan.

Baca juga : Bapak yang Ancam Pake Sajam dan Perkosa Anak Kandungnya Usia 11 Tahun Dilimpahin ke Pengadilan

"Dan kami sekali lagi memonitor secara ketat. Sehingga mitra-mitra yang menjadi mitra PAM Jaya kedepannya merupakan mitra yang kredibel. Dan mereka mitra-mitra yang mampu menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di PAM Jaya," imbuhnya. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal