Tanggulangi Banjir, Pras dan Heru Tinjau Rumah Pompa Waduk Pluit

Pj. Gubernur DKI Heru Budi Hartono bersama Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi meninjau Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakut. (Foto: ist)
Jumat, 21 Oktober 2022, 14:21 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bersama Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau langsung Rumah Pompa Air Waduk Pluit, Jakarta Utara.

Waduk Pluit dibangun di awal 1960-an. Fungsi utama Waduk Pluit sebagai penyerap air dan pengendali banjir, memiliki peran yang paling besar dibandingkan dengan waduk lain di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga : Petani Gagal Panen Akibat Banjir, Puan Minta Pemerintah Berikan Bantuan

"Waduk ini berfungsi sebagai tempat penampungan air sementara sebelum air mengalir ke laut dengan kapasitas penampungan air mencapai 3,29 juta meter kubik (m3)," kata Pras, sapaan akrab Prasetio Edi, di Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Dijelaskan politisi PDI Perjuangan ini, Waduk Pluit dengan luas 80 hektare dan kedalaman 6 meter, memiliki 10 pompa (yang total kapasitasnya mencapai 49.000 liter per detik) dari 3 rumah pompa yang ada.

Baca juga : Peduli Warga Walau Sibuk, Pras Bantu Bangun Rumah Korban Kebakaran Cikini

"Catchment area waduk Pluit sekitar 2400 Ha, yang mencakup kawasan Monas, Pasar Baru, Ancol, Kota dan Pluit," ujar Pras.

Di waduk Pluit, lanjut Pras, ada areal taman yang disebut Taman Waduk Pluit yang berfungsi sebagai taman/ruang terbuka hijau dan fasilitas toilet dan mushala, luas taman ini adalah 10 hektare. Awalnya dulu, lahan ini berupa rawa-rawa.

Baca juga : BAZNAS Bantu Korban Banjir di Mamuju dan Fenomena Tanah Bergerak di Enrekang

"Taman Kota Waduk pluit ini dulu merupakan kawasan padat penduduk. Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat menjadi Gubernur DKI Jakarta membuat gebrakan untuk merapikan kawasan ini. Ribuan warga kemudian direlokasi ke beberapa rumah susun yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, salah satunya adalah Rusun Marunda," terangnya.

Masih kata Pras, dulu pada saat Pak Heru Budi Hartono sebagai Wali Kota Jakarta Utara (Tahun 2014) diberi tugas oleh Gubernur, saat itu Bapak Joko Widodo untuk mengurus normalisasi Waduk Pluit. Sehingga Heru Budi Hartono sangat paham betul permasalahan Waduk Pluit ini. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal