Lupakan Sejarah, Revitalisasi Halte Busway Bundaran HI Rugikan Warga

Selasa, 4 Oktober 2022, 13:44 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Bung Karno pernah berpesan, "Jangan sekali-kali melupakan sejarah!". Harusnya Pemprov DKI Jakarta menjaga dengan baik wejangan tersebut. Khususnya dalam pelaksanaan pembangunan termasuk revitalisasi halte Transjakarta Bundaran HI.

"Revitalisasi halte busway Bundaran HI ini merugikan banyak orang. Sebagai pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta, saya akan memanggil PT Transjakarta dan SKPD terkait untuk menjelaskan pelaksanaan revitalisasi halte Transjakarta Bundaran HI ini," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Selasa (4/10/2022).

Baca juga : Tingkatkan Inklusi Keuangan Melalui Inovasi, Cash Free Day 2022 Bank DKI Lahirkan Apresiasi

Bayangkan, kata Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi, betapa bangganya pemerintah dan rakyat Indonesia ketika Monumen Selamat Datang didirikan ketika itu. Patung sepasang manusia yang sedang menggenggam bunga dan melambaikan tangan itu bukan sekadar pajangan.

"Namun lebih kepada bahwa Indonesia pantas diperhitungkan di kancah dunia dengan kesiapannya menggelar perhelatan pesta olahraga se-Asia yang ke-4," ujar politisi PDI Pejuangan ini.

Baca juga : Ditetapkan Sebagai Tersangka, Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Dengan gambaran sejarah tersebut, lanjut Pras, kemudian apa sepadan jika arah tepat lambaian tangan sepasang manusia pada Monumen Selamat Datang sengaja dihalangi dengan alibi revitalisasi? (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal