LampuHijau.co.id - Meloloskan sebanyak-banyaknya nomor yang akan diperlombakan di babak prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2023, menjadi obsesi dari seorang H. Khaeroni, usai terpilih sebaga Ketua Pengprov FAJI (Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia) DKI. H. Khaeroni terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) FAJI DKI yang diselenggarakan di Gedung KONI DKI, Kamis (29/9/2022).
Empat Pengkot FAJI yang mengikuti Musorprov, sepakat untuk mengangkat H. Khaeroni menahkodai Pengprov FAJI DKI untuk masa bhakti 2022-2026 menggantikan Bambang, yang sudah dua periode memimpin Pengprov FAJI DKI.
Baca juga : Elektabilitas Melesat, SGY Optimis Partai Perindo Raih Kursi di DPR RI
"Syukur alhamdulillah, atas kepercayaan teman-teman dari Pengkot FAJI kepada saya untuk memimpin Pengprov FAJI DKI periode 2022-2026. Tentunya amanah ini akan saya jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar pria yang akrab disapa Roni, dan hobi berpetualang, baik olahraga arung jeram maupun mendaki gunung, Kamis (29/9/2022).
Roni menjelaskan, dirinya memiliki obsesi atlet arung jeram DKI bisa tampil sebanyak-banyaknya di Pekan Olahraga Nasional tahun 2024, yang akan dilaksanakan di Aceh dan Sumut.
“Tentunya saya pribadi memiliki ambisi untuk meloloskan sebanyak-banyaknya nomor yang dipertandingkan di babak prakualifikasi PON nanti di tahun 2023. Setidaknya ada 16 nomor target saya pribadi yang bisa lolos di PON 2024,” jelasnya.
Semakin banyak nomor pertandingan yang lolos, kata Roni, semakin terbuka kesempatan untuk meraih medali emas. Diakuinya, saat ini memang atlet arung jeram DKI belum melaksanakan pemusatan latihan daerah (Pelatda). Ini dikarenakan anggaran dari KONI DKI belum cair.
Baca juga : Terpilih Secara Aklamasi, Sammy Kembali Pimpin Balkoters Jakarta
“Meski kita belum melaksanakan Pelatda karena anggaran yang belum cair, namun atlet-atlet kita tetap berlatih mandiri menjaga kebugarannya. Mereka berlatih di Sungai Ciliwung dan Citark,” jelas Roni, yang juga pernah menghuni Pelatnas Cipayung sebagai pelatih bulutangkis di nomor ganda campuran. (ULI)