Dukcapil Jaksel Bidik Warga Pendatang

Ilustrasi pendatang. (Foto: net)
Rabu, 12 Juni 2019, 01:53 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Selatan (Sudin Dukcapil Jaksel) akan menggelar kegiatan Layanan Bina Kependudukan pada 26 Juni 2019 mendatang. Layanan Bina Kependudukan ini untuk membidik warga pendatang pasca Idul Fitri 1440 H.

“Layanan bina kependudukan merupakan sebuah layanan yang kita inginnya itu mulai dari pendataan, seberapa banyak orang yang ke Jakarta Selatan pasca lebaran ini,” ujar Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris, Selasa (11/6/1019).

Baca juga : Gratis Bakso Bagi Penghafal Al Quran

Haris menjelaskan, para pendatang ini akan dimintai keterangan terlebih dahulu terkait dengan kedatangan mereka ke Jakarta Selatan. "Apa tujuannya datang ke Jakarta Selatan. Tinggal dengan siapa. Apakah tinggal dengan saudara atau memang memiliki rumah. Artinya, jangan sampai para pendatang ini tidak punya fasilitas rumah tempat tinggal," terangnya.

Haris menuturkan, dalam layanan bina kependudukan ini, para pendatang juga akan diminta untuk melengkapi diri dengan dokumen identitas, untuk memberikan rasa aman. “Jika pendatang baru ini tidak ingin menjadi penduduk DKI, akan diberikan dokumen sementara penduduk non permanen, atau keterangan domisili sementara,” ungkapnya.

Baca juga : Bantu Anak Yatim Piatu, Anies Ajak Warga Patungan

Haris berharap layanan ini juga bisa membantu para pendatang untuk mendapatkan rasa nyaman. Pasalnya, menurut Haris, Jakarta penuh dengan hiruk pikuk.

"Contohnya, ada pendatang tidak punya dokumen, kalau terjadi sesuatu terhadap yang bersangkutan, bisa jadi tidak ada yang tahu. Bila ada bukti domisili sementara itu, ketika terjadi sesuatu maka ada alamat tertera yang bisa dituju. Misalnya, pendatang itu tinggal sementara di Jalan H Abdul Majid, Kramat Pela," paparnya.

Baca juga : Walikota Jaksel Apresiasi Karya Bakti dan Bantuan Polres

Haris menerangkan, kegiatan layanan bina kependudukan yang dilaksanakan serempak di seluruh wilayah DKI Jakarta itu bersifat pembinaan. Masyarakat akan diberikan informasi apabila ingin membuat surat-surat terkait kependudukan.

"Selain itu kita juga akan mengadakan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA). Kita akan ambil di salah satu lokasi di tingkat RW dan tim akan bergerak ke RT-RT terdekat. Atau, ketua RT, RW, tokoh masyarakat, dikumpulkan dan diberikan informasi terkait kependudukan ini,” pungkasnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal