Turnamen Charity Golf, H. Oding: Panitia Tak Bermutu, Coreng Nama Wagub

Para peserta Turnamen Charity Golf di Bogor, Jawa Barat. (Foto: ist)
Selasa, 30 Agustus 2022, 15:15 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Turnamen golf berakhir kisruh. Para peserta yang mengaku mengikuti acara Komando Nasional Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia Charity Turnamen Golf Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-77, kecewa.

Salah satu peserta, Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Zainuddin MH, yang akrab disapa Haji Oding, mengaku kesal. Turnamen yang digelar di kawasan Gunung Geulis, Bogor, Jawa Barat itu membuat para peserta kecewa.

"Sebab panitia menghilang dari lokasi saat pertandingan masih berlangsung. Keanehan sudah sejak awal terlihat. Saat peserta datang, tidak ada panitia yang menyambut untuk registrasi," papar H. Oding, yang diamini peserta lain, Sotar Harahap, Selasa (30/8/2022).

Baca juga : Queen Beauty Clinic dan Nita Thalia Jalin Tali Kasih dengan Yatim Piatu

H. Oding menambahkan, akhirnya jam pertandingan molor dari jadwal yang ditentukan. Tidak sampai di situ, saat pertandingan masih berlangsung, panitia pun sudah meninggalkan lokasi. “Panitia gak bermutu, bikin malu Gubernur dan Wagub saja. Untuk makan saja, peserta harus merogoh kocek sendiri. Hingga akhirnya peserta yang tidak menemukan lagi panitia di lokasi, pulang dengan kesal karena jangankan piala, hadiah doorprize pun dibawa kabur," sindir H. Oding.

Peserta menuding kalau acara turnamen tersebut sebagai yang terburuk. Buruknya acara tersebut menjadi viral. Apalagi turnamen itu adalah Piala Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Peserta lain, Jeje Nurjaman mengungkapkan kekesalan serupa. Acara turnamen tersebut sangat buruk.

Baca juga : Nadine Chandrawinata Masih Menikmati Masa Berduaan dengan Suami

“Saya sudah lebih 20 tahun main, dan minimal sebulan sekali ikut turnamen golf. Event ini sangat mengecewakan. Ini pengalaman terburuk saya mengikuti turnamen,” ungkap Jeje.

Terlebih, lanjutnya, panitia mengatasnamakan Piala Wagub DKI Jakarta. Dan di proposal serta undangan panitia mencantumkan logo Pemprov DKI Jakarta.

“Kacau, makan kita harus bayar sendiri. Padahal sudah bayar tiket yang lumayan, sangat memalukan sekali,” tegas Jeje yang juga Wakabid Hubungan Kelembagaan Pemerintah PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) ini.

Baca juga : Usai Santap Seafood, Rombongan Bhayangkari Polri Diduga Keracunan

Di event turnamen golf lain, kata dia, panitia harus datang lebih awal. Bertanggung jawab untuk memberikan fasilitas minimal makan, piala dan juga doorprize. “Tidak seperti Menwa Turnamen, abal-abal,” tegas Jeje yang juga Anggota Pembina Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jakarta, yang komentarnya boleh dikutip saat wartawan konfirmasi lewat WhatsApp (WA).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak panitia. Di tempat terpisah, perwakilan panitia hanya meminta maaf melalui aplikasi pesan singkat. Padahal peserta sudah mengeluarkan uang jutaan rupiah. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal