Tiga Putri Bersaudara Mengharumkan Nama Indonesia di Ajang Skate Asia 2022

Minggu, 14 Agustus 2022, 00:01 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Nama Indonesia kembali diharumkan oleh anak-anak muda berbakat dalam ajang Asia. Kali ini, tiga remaja putri bersaudara asal Indonesia meraih gelar juara Asia's Best Ice Skating Competition dalam rangka Skate Asia 2022 di Malaysia.

Dan rupanya tiga remaja berbakat tersebut merupakan pasangan motivator sekaligus penulis buku, Ippho Santosa dan sang istri, Astrid Suhaimi. Mereka adalah Malaika Khadija Fatiha (12 tahun), Mikaila Kaia Fathima (10 tahun), dan Medina Khaira Fastabiqa (7 tahun), yang berhasil menduduki posisi pertama di ajang Skate Asia 2022 di Sunway Pyramid Ice, Malaysia, yang berlangsung sejak 7-13 Agustus 2022.

Baca juga : BAZNAS Raih Penghargaan Indonesia Customer dan Sales Team Champion

Setelah vakum dua tahun karena pandemi Covid-19, ajang bergengsi Skate Asia 2022 kembali digelar di Sunway Pyramid Ice, Malaysia. Ajang ini diikuti oleh berbagai negara yakni Malaysia, Thailand, Filipina, Kuwait, Indonesia, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab (UAE). Tiga remaja putri itu memenangkan berbagai kategori dalam perlombaan tersebut.

Malaika Khadija Fatiha menyabet medali emas pada event Open Freestyle Gold dengan kategori usia anak 11-12 tahun. Sementara Mikaila Kaia Fatima menyabet tiga medali emas di ajang kompetisi yang sama. Lalu, si bungsu Medina Khaira Fastabiqa juga memenangkan juara satu di event technical Delta dengan kategori usia anak 7 tahun.

Baca juga : Baliho Puan Dirusak, Pemuda Sumut: Tak Mencerminkan Demokrasi dan Toleransi

"Kami bersyukur atas kemenangan anak-anak. Mereka kan ice skater, kalau di ice skating itu kan ada event-eventnya. Ada berbagai macam kompetisi di ISI (Ice Skating Institute), yang paling bergengsi itu skate Asia. Anak-anak saya mewakili level dengan kelompok usia mereka," kata Astrid ketika dihubungi awak media, Sabtu (13/8/2022).

Ia juga menjelaskan awal ketertarikan tiga bersaudara ini dari si sulung. Katanyaz yang mengawali jadi atlet ice skating itu anak pertama, makanya adik-adiknya jadi ikutan.

"Kalau anak pertama memang dia tertarik dengan ice skating sejak tahun 2018 awal. Tapi kemudian terpotong pandemi pada 2020 sampai 2022. Yang nomor dua tertarik ice skating tahun 2019, cuma kepotong pandemi lagi. Yang paling kecil baru ikut setelah pandemi ini. Awal Januari 2022 baru ikut, tapi langsung event internasional. Kalau untuk persiapan khusus sebenarnya tidak ada karena memang mereka rutin latihan," jelasnya.

Baca juga : Perekonomian Indonesia Ditopang Domestik, Probabilitas Resesi Hanya 2%

Tidak hanya itu, ia juga menceritakan kisah unik tiga bersaudara itu sepanjang jalannya pertandingan. "Karena tiga bersaudara ini berhijab, jadi terlihat berbeda. Di cabang olahraga ini memang sangat jarang atlet yang berhijab, terutama di cabor ice skating. So, mereka jadinya terlihat berbeda dan unik, ditambah dengan skill skating yang cukup oke, pasti menjadi nilai tambah bagi juri.

Intinya, tetaplah menutup aurat, bahkan semenjak dini, tapi bukan berarti jadi tidak bisa berkarya. Tetap bisa berprestasi walau berbeda," ujarnya. (ADT)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal