600 Jiwa di Jaksel Terdampak Perubahan Nama Jalan

Ilustrasi. (Foto: net)
Rabu, 29 Juni 2022, 19:08 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta menggelar layanan jemput bola bagi warga yang terdampak perubahan nama Jalan di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2022). Dinas Dukcapil DKI Jakarta mencatat, ada 600 jiwa yang terdampak perubahan nama jalan di Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan, layanan jemput bola digelar untuk warga yang terdampak perubahan nama jalan dan update dokumen kependudukan. "Alhamdulilah, antusias warga luar biasa dan banyak yang datang ke lokasi layanan jemput bola. Kami juga sudah memberikan lima kartu keluarga bagi warga terkena dampak perubahan nama jalan," ujarnya, saat menggelar layanan di Duren Tiga, Pancoran, Rabu (29/6/2022).

Ia memaparkan, sebanyak 600 jiwa atau pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang terdampak perubahan nama jalan di Jakarta Selatan. "Persyaratan bagi warga terdampak perubahan nama jalan sangat mudah. Cukup membawa KTP dan KK lama dibawa untuk ditukar menjadi baru dengan yang sudah tertera nama jalan baru," paparnya.

Baca juga : PPI Minta MUI Sikapi Pernyataan Nikita Mirzani

Ia menjelaskan, layanan serupa akan digelar hingga seluruh warga Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan yang terkena dampak perubahan nama jalan, tuntas. "Bagi warga yang tidak sempat datang ke loket jemput bola, petugas Sudin Dukcapil Jaksel akan mencetak KTP dan KK yang baru serta diantar ke rumah warga," kata dia.

Khusus RW 02 Duren Tiga, lanjutnya, sebanyak 24 wajib KTP yang terdampak perubahan nama jalan tidak perlu khawatir. "Kami memberikan kemudahan memberikan layanan jemput bola dan mendatangi rumah warga. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada warga yang meminta layanan administrasi kependudukan secara gratis," katanya.

Sementara Ketua RW 02 Duren Tiga mengapresiasi layanan jemput bola bagi warga terdampak perubahan nama jalan yang berlangsung cepat dan baik. "Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak untuk membantu menggelar layanan ini. Sebanyak 4 RT di RW 02, yakni 1, 5, 10, 11, dan 14 dengan total 80 warga yang terdampak perubahan nama jalan dan warga lainnya, juga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan lainnya," tuturnya.

Baca juga : Subang Jadi Percontohan Komunikasi Perubahan Sikap Pencegahan Kusta

Ia menuturkan, sosok Tuty Alawiyah di Duren Tiga sangat dikenal warga Kelurahan Duren Tiga. "Walaupun bukan orang yang tinggal di sekitar di Jalan Bukit Raya, tapi nama Tuty Alawiyah terkenal sebagai guru majelis taklim di Duren Tiga," paparnya.

Pendapat senada disampaikan anggota LMK Kelurahan Duren Tiga, Sobari. Dia menambahkan, perubahan nama Jalan Warung Buncit Raya menjadi Tuty Awaliyah sudah tepat mengingat sosok beliau sebagai guru majelis taklim yang sudah lama berkarya untuk warga Duren Tiga.

"Kiprah Tuty Awaliyah sudah lama berkarya sebagai guru majelis taklim di masjid sekitaran wilayah Duren Tiga. Tidak ada penolakan maupun pertanyaan seputar perubahan nama jalan, mengingat nama beliau sudah dikenal warga," tandasnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal