LampuHijau.co.id - Belasan ribu siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Wilayah 2 Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara menerima makanan tambahan selama setahun ke depan. Hal ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan gizi anak sekolah.
Baca juga : Asyik, Siswa SD di Jakut Dapat Makanan Tambahan Bergizi
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara Momon Sulaiman mengatakan, peningkatan gizi ini termasuk dalam program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) 2019. Program ini menyasar pada 12.934 siswa dari 27 SDN di wilayah tugasnya. “27 SDN ini ada di tiga kelurahan, antara lain Kalibaru, Tugu Utara, dan Cilincing,” kata Momon, saat ditemui di SDN Tugu Utara 01, Koja, Jakarta Utara, Kamis (28/3/2019).
Baca juga : Buka Musrenbang Jaktim, Ini Pesan Anies
Untuk tahun ini, ungkapnya, anggaran PMTAS senilai Rp19 Miliar. Penyediaan makanan tambahan ini akan diberikan kepada siswa setiap hari Senin sampai Jumat, hingga akhir Desember 2019 mendatang. Termasuk pada bulan Ramadhan sebagai ta’jil siswa. “Ini menyeluruh dari siswa kelas satu sampai enam SD," jelasnya.
Baca juga : Masyarakat Kalibaru Kompak Kampanyekan Cegah TBC
Dia menerangkan, 29 varian menu disediakan bagi siswa secara bergiliran setiap harinya. Menu ini di anataranya telor rebus-pisang, jasuke-salak, roti-pisang ambon. “Harapannya prestasi anak meningkat karena gizinya tercukupi. Kemudian masyarakat yang tergabung dalam komite sekolah semangat untuk meningkatkan gizi anak di sekolah," tutupnya. (Sep)