LampuHijau.co.id - Forum Masyarakat Demokrasi (FMD) meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mencopot Bupati Kepulauan Seribu Junaidi. Pasalnya, FMD menilai Bupati Junaedi tidak transparan dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Ariz, team investigasi lapangan FMD mengungkapkan bahwa dalam pengelolaan dana CSR Junaedi tidak transparan. Seperti misalnya bantuan pemugaran Makam di pulau Panjang yang menggunakan dana CSR tetapi pembangunannya menggunakan tenaga PJLP Sudin Sumber Daya Air (SDA) dan PPSU yang notabene pekerjanya sudah dibayar upah kerjanya mengunakan uang APBD.
Baca juga : KOMPAK: Lurah di Kepulauan Seribu Tidak Cakap Dalam Penggunaan Anggaran
"Bahkan temuan kami dilapangan material yang digunakan seperti contoh paving blok adalah bahan bekas bongkaran dari kelurahan pulau Harapan dan kelurahan pulau Kelapa. Juga tong sampah yang ada di pulau Panjang adalah milik kelurahan pulau Panggang anggaran APBD tahun 2022 yang seharusnya peruntukannya bukan di pulau Panjang," ungkap Ariz dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).
Ariz juga mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan segera mencopot Bupati Junaedi. "Jika Gubernur tidak berani mencopot Junaidi, kami akan mendesak kepada Plt Gubernur terpilih yang sedianya di lantik pada bulan Oktober nanti, untuk mengevaluasi jabatan Bupati Kepulauan Seribu.
Baca juga : Hajatan HUT Jakarta ke-495, DKI Pilih Kepulauan Seribu Jadi Tempat Pencanangan
Mengingat mempertahankan Junaedi sebagai Bupati di kepulauan seribu lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya," pungkasnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait temuan ini, Bupati Kepulauan Seribu Junaidi menjelaskan bahwa pembangunan makan tersebut tidak menggunakan dana CSR.
"Itu donatur pribadi ingin membangun masjid di pulau panjang di Makam Kramat Sultan Maulana Mahmud Zakaria yang pelaksanaan pembangunannya oleh Donatur sendiri. Tidak melibatkan Pemerintah Kabupaten. Pemkab hanya membantu pemasangan paving blok bekas untuk jalan akses ke lokasi tersebut.
Baca juga : Dukung Kejagung, Puan: Usut Tuntas Oknum yang Terlibat Kasus Kelangkaan Migor
Sebelum jalan baru di bangun. Karena belum ada jalan dan pembersihan dengan menggunakan tenaga PPSU kelurahan. Dengan tujuan pembangunan Masjid Sultan Maulana Mahmud Zakaria di pulau Panjang menambah pengembangan destinasi wisata religi di pulau seribu yang dapat meningkatkan perekonomian warga," ujarnya panjang lebar.
Terkait memperkerjakan PJLP dan PPSU, menurut Junaidi hal tersebut tidak ada masalah "Engga ada salahnya PPSU di pekerjakan di sekitar masjid karena mesjid juga untuk kepentingan umum di atas Aseet Kabupaten," ungkapnya. (DRI)