LampuHijau.co.id - Ketua Umum Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Komaruddin Simanjuntak menegaskan, kemenangan petinju Indonesia di SEA Games Hanoi, Vietnam sesuai rencana. Dan bukan secara kebetulan.
"Petinju kita dapat meraih satu emas, tiga perak dan satu perunggu sesuai dengan target dan usaha keras petinju kita. Ini prestasi awal kebangkitan tinju tanah air," kata mantan Pangdam Udayana ini, saat memberikan penghargaan berupa sepeda motor kepada enam petinju di Jakarta, Rabu (25/5/2022).
Komaruddin meminta kepada semua petinju, agar tetap rendah hati, namun terus berlatih. Sebab, batas kebanggaan dengan kesombongan itu hanya sehelai rambut. Dan paling utama, harus jaga kekompakan tim.
"Kebanggaan dan kesombongan bedanya hanya serambut. Karena itu, para petinju tanah air saya minta tetap rendah hati, namun terus berlatih tanpa lelah," ujar Komaruddin.
Dalam membangun Pertina ke depan ini, Komaruddin terobsesi dengan pengalaman Vietnam dijajah selama 20 tahun oleh AS. "Pertina harus bangkit. Kita bisa contoh rakyat Vietnam. Dalam perang Vietnam 1955-1975, sebanyak 2 juta warga Vietnam meninggal dan hanya 50 ribu tentara AS tewas. Tapi Vietnam tak dendam dengan AS. Artinya, kita tdk boleh dendam sama siapa pun.
Cerita ini pas memotivasi Pertina, mau belajar dan mau bangkit. Buktinya, kemajuan Vietnam dengan negara Asia Tenggara lainnya sangat membanggakan, termasuk di bidang olahraga," ucap Komaruddin.
Baca juga : Gotong Royong Publik Dikatakan Puan Kunci Keberhasilan Hadapi Pandemi Covid-19
Sementara Manajer Tinju SEA Games Hanoi Hengky Silatang menambahkan, keberhasilan tim tinju Indonesia merebut 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu di SEA Games ke-31 Hanoi, Vietnam membuat negara-negara Asean mengakui bahwa tinju Indonesia mulai bangkit.
“Jujur saja, prestasi tim tinju Indonesia di SEA Games ke-31 Hanoi Vietnam dengan 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu membuat negara-negara Asean mengakui bahwa tinju Indonesia mulai bangkit,” kata Manajer Tim Tinju Indonesia Hengky Silatang, SH.
Menurut Hengky, Filipina yang selama ini menjadi salah satu lawan terberat Indonesia di ajang SEA Games, dibuat tercengang. Ketiga asal Filipina mampu dikalahkan petinju Indonesia.
Baca juga : Memilih Pemimpin, Puan: Dukung Yang Cinta Indonesia dan Mau Bergotong Royong
Hengky pun mengakui, sukses ini cukup mengejutkan karena persiapan sangat singkat hanya tiga bulan. Kunci keberhasilan tim tinju Indonesia di ajang SEA Games ke-31 Hanoi ini, diakui Hengky, tidak lepas dari kekompakan tim dan terlebih totalitas seorang Ketua Umum.
“Selama saya berkecimpung di dunia tinju, baru kali ini menemui sosok Ketua Umum PB Pertina yang perhatiannya sangat besar untuk tinju," tambahnya.
Apa yang dikatakan Hengky benar. Ketua Umum PB Pertina Mayjen TNI (Purn) Komarudin Simanjuntak memang totalitas untuk memperhatikan persiapan tim Indonesia ke SEA Games ke-31 Hanoi, Vietnam. Sejak persiapan hingga berada di SEA Games, Komarudin Simanjuntak selalu berada di tengah para atlet. Pada acara syukuran ini, juga dilakukan penyerahan bonus berupa sepeda motor kepada tim Indonesia yang berlaga di ajang SEA Games ke-31 Hanoi, Vietnam ini. (ULI)