Ramadan, Ikhtiar ACT Menebar Semangat Filantropi dan Menjaring Para Dermawan

Jajaran petinggi ACT. (Foto: Yud)
Senin, 27 Mei 2019, 22:30 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Setiap umat muslim tentunya sangat menantikan kedatangan Bulan Suci Ramadan. Bulan penuh rahmat dan ampunan dalam ritual agama Islam ini, nyatanya memang penuh keberkahan.

Maka, setiap umat bakal berlomba-lomba mengejar kebaikan dan ibadah lebih intens serta khusyuk demi mendapat rahmat Allah SWT. Ungkapan Marhaban Yaa Ramadan pun kerap berkumandang di seantero penjuru negeri, khsususnya Indonesia.

Pun demikian, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadikan Ramadan sebagai momen membuka selebar-lebarnya pintu sedekah bagi umat Islam untuk berdonasi. ACT sendiri memiliki sejumlah jendela sedekah yang bisa dimanfaatkan umat Islam menyalurkan donasinya. Global Zakat, Global Qurban, Global Wakaf, adalah beberapa program yang diinisiasi lembaga kemanusiaan yang telah berkiprah selama 14 tahun ini.

Tak hanya itu, masih banyak program lainnya yang tak kalah penting. Dan Ramadan dijadikan ACT sebagai ikhtiar menebarkan semangat filantropi dan menjaring para dermawan.

Presiden ACT Ahyudin menuturkan, Ramadan tak sekadar ibadah bagi diri sendiri. Lebih dari itu, ia menyebut, salah satu pesan Ramadan adalah kedermawanan.

Baca juga : Gelar Bazar Ramadhan, Bupati Majalengka: Meringankan Beban Masyarakat

"Maka, ACT selaku operator project Allah SWT menjadi wadah bagi masyarakat yang hendak menyalurkan donasinya, untuk kemudian dibagikan pada pihak membutuhkan mulai dari pelosok Tanah Air hingga negara lain yang tengah dilanda konflik dan krisis kemanusiaan," paparnya dalam acara peluncuran tema Ramadan 2019, 'Marhaban Yaa Dermawan' di Gibraltar Room, Menara 165, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

"Humanity problem bisa diatasi dengan kedermawanan. Dan kedermawanan merupakan akhlak yang tinggi dan mulia. Malapetaka kemiskinan, konflik, dan bencana alam bisa jadi akibat maraknya ketidakpedulian. Dan semua masalah kemanusiaan itu mungkin sebagai nasihat Allah bagi manusia," imbuhnya.

Maka, lanjutnya, di bulan Ramadan 2019 ini ACT pun meluncurkan tema baru yakni Marhaban Yaa Dermawan. Karena menurut Ahyudin, saatnya bagi kita untuk berlomba menjadi teladan terbaik untuk langit, yakni menjadi dermawan. Dan ACT pun siap menjadi operator project Allah SWT.

Tema ini pun mendapat respons ulama sekaligus ahli tafsir Al Quran, Ustaz Dr. Amir Faishol Fath. Menurutnya, saat Ahyudin mendengungkan Marhaban Yaa Ramadan, dirinya mencoba mengingat ayat suci Al Quran yang menyatakan hal demikian. Namun, seingat dia tak ada padanan ayat yang serupa.

"Tapi, setelah saya renungkan ternyata kalimat itu memang pas dan mengena. Sebab, Ramadan tak sekadar beribadah intens. Lebih dari itu, juga saling berbagi. Jadi menurut saya, ACT sangat pintar memilah kalimat tersebut," ujarnya.

Baca juga : Jelang Pengumuman KPU 22 Mei, Santri di Bekasi Gelar Doa Bersama

Sementara, Vice Prsident ACT Iqbal Setyarso dalam Kolom news.act.id mengatakan, masyhur pada mindset muslim Indonesia, bahwa Ramadan adalah bulannya meningkatkan pahala. Saat ini sangat layak berbagi, terutama saat umat sangat rendah daya belinya. Terlebih kemiskinan sedang memperlihatkan wajah kemiskinan akut. Mereka jelas hidupnya patut dibantu, termasuk yang tengah dibelit perang dan penjajahan. Imbuhnya, Ramadan menjadi momen bagi kita untuk membahagiakan mereka yang dirundung konflik dan bencana.

Senior Vice President ACT Ibnu Khajar memaparkan, sejumlah misi ACT dalam menyambut bulan Ramadan. Dikatakannya, sepekan sebelum Ramadan telah melayarkan Kapan Ramadhan yang membawa 15 ribu ton bantuan. Rinciannya, 10 ribu ton untuk di dalam negeri seperti program Tepian Negeri. Sementara sisanya, 5 ribu ton untuj keluar negeri termasuk untuk Gaza, Suriah, Yaman, juga Muslim Uighur dan Rohingya.

"Tepian Negeri bantuan ACT berupa mengirimkan 78 dai untuk 49 titik di pinggiran Tanah Air, serta renovasi masjid. Lalu porgram pangan yakni Dapur Ramadhan di 42 titik dan Food Van mendistribusikan pangan ke 637 titik dengan penerima mencapai 36 ribu jiwa. ACT juga tak lupa membangun kembali kehidupan korban terdampak bencana, di Palu dan Lombok dengan mendirikan family shelter," papar Ibnu Khajar di acara peluncuran tema Ramadhan 2019 ACT, 'Marhaban Yaa Dermawan' di Menara 165, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Sementara, program untuk luar negeri di antaranya Bahagiakan Palestina, Hapus Duka Saudara Suriah, Hapus Kelaparan Yaman, Redakan Lara Rohingya, juga Redakan Kelaparan Somalia. "Tak lupa, etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina. Bantuan ACT keluar negeri di antaranya berupa Paket Ifthar, Paket Lebaran, Beasiswa Tahfidz Quran, juga bantuan Mushaf Al Quran," lanjutnya.

Semua itu tak lepas dari bantuan dan donasi masyarakat Indonesia melalui ACT. Sebagai donatur, Anda bisa memilih menyalurkannya lewat sejumlah program di ACT, baik lewat Global Zakat, Global Qurban, juga Global Wakaf, dan program lainnya seperti untuk luar negeri di antaranya Palestina, Suriah, Rohingya, dan lainnya.

Baca juga : Jelang Ramadhan, TPID Majalengka Pastikan Ketersediaan Stok dan Kestabilan Harga Komoditas

Dikatakan Manager Komunikasi ACT Lukman Azis Kurniawan pada Senin (27/5/2019) kemarin, siapapun bisa berdonasi dan membantu sesama baik untuk negeri sendiri (Indonesia) maupun bagi saudara kita di luar negeri (Palestina, Suriah, Somalia, Yaman, Muslim Rohingya, dll). Sambungnya, ACT sebagai lembaga kemanusiaan yang sudah memiliki pengalaman selama 14 tahun, juga menyiapkan link untuk berdonasi yakni di https://act.id/donasi#keranjang_donasi.

Di link website tersebut, Anda juga bisa memilih ke mana donasi diperuntukkan. Anda juga bisa berzakat di sini. Maka, sebelum Ramadan berlalu, sebelum janji Allah SWT akan berlipat-lipatnya pahala kebaikan berakhir di bulan nan penuh rahmat ini, sebaiknya kebaikan itu disegerakan dan ditunaikan. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal