LampuHijau.co.id - Pelestarian budaya Betawi di DKI Jakarta terus digalakan sesuai dengan adanya peraturan daerah (Perda) No.4 tahun 2015. Anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah berharap agar kebudayaan Betawi menjadi ciri khas yang dimunculkan dalam menjaga kelestarian budaya Betawi di setiap pos RW khususnya di Jakarta.
"Jakarta itu kan multi etnis, jadi perlu juga jika pos-pos RW di Jakarta memasang ornamen Betawi, seperti Gigi Balang atau pun lainya yang menjadi khas budaya Betawi," ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu kepada wartawan, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga : Demokrat Harapkan Pemerintah Awasi Ornamen Betawi di Hotel dan Tempat Pariwisata
Kata anggota DPRD DKI tiga periode itu, masyarakat yang multi etnis di DKI perlu mengenal kebudayaan Betawi. Dengan adanya Perda No 4 tahun 2015 yang disosialisasikannya diharapkan bisa membangun kesadaran dan keinginan masyarakat dalam melestarikan kebudayan Betawi.
"Peran serta masyarakat dibutuhkan untuk menjaga dan mengembangkan kebudayan Betawi di DKI," beber loyalis AHY ini. Nara sumber sosper, Subhan Sanusi mengharapkan dengan adanya Perda no 4 tahun 2015 menjadikan kebudayaan Betawi seperti ondel-ondel lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga : Pandemi Ajarkan BUMN untuk Tinggalkan Zona Nyaman
"Jangan sampai dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab. Apalagi kebanyakan hasil ngamen ondel-ondel itu untuk kegiatan negatif seperti beli minuman keras," katanya.
Untuk itu, Subhan meminta agar Hotel, kantor Pemda, pos RW agar berperan menghadirkan ornamen betawi. "Tujuannya agar lingkungan mengetahui dan faham kebudayaan Betawi," imbuhnya.
Baca juga : Gairahkan Ekonomi di Tengah Covid-19, DKI Fokus Bantu Pekerja dan Prakerja
Ironisnya, sejak Perda ada 2015 lalu. Pelestarian budaya Betawi sangat minim di DKI. "Dengan adanya Perda no 5 tahun 2015. Sebenarnya tinggal pelaksanaan aja. Aparat Pemda setempat tinggal melakukan pengawasan," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ngatio sekretaris RW 04 mengaku sangat berterima kasih adanya sosper diwilayahnya. "Kami sangat berterima kasih Minimal warga RW 04 menjadi tahu," katanya. (DRI)