Jatuh Korban Jiwa, Kapolri Bentuk Tim Investigasi Rusuh 22 Mei

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: net)
Jumat, 24 Mei 2019, 14:55 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dari data yang dihimpun oleh Polri, hingga kemarin jumlah korban meninggal kerusuhan 22 Mei adalah 7 orang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi M. Iqbal.

Iqbal menegaskan, tujuh orang yang meninggal dunia bukanlah massa yang benar-benar ingin menyampaikan aspirasi penolakan hasil Pemilu 2019. "Bahwa yang meninggal dunia bukan massa yang sedang berjualan, bukan massa yang sedang beribadah," kata dia.

Baca juga : Cegah Bertambahnya Korban, Kapolda Jabar Perintahkan Cek Kesehatan Personel

Ia menerangkan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian telah membentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab massa aksi 22 Mei yang tewas saat kerusuhan pada 21-22 Mei 2019. Tim investigasi tersebut kata Iqbal, akan dipimpin Irwasum Polri Komjen Polisi Moechgiyarto.

"Untuk itu, bapak Kapolri sudah membentuk tim investigasi yang dipimpin oleh Irwasum Polri untuk mengetahui apa penyebabnya dan semua aspek ada korban dari massa perusuh," tandasnya.

Baca juga : Beredar Video Kapolri Bolehkan tembak Masyarakat

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia akibat kerusuhan 22 Mei mencapai 8 orang dan 737 orang luka-luka. "Korban yang meninggal jumlahnya terbaru adalah 8 orang," kata Anies di Thamrin, Jakarta Pusat.

Berikut daftar nama korban yang meninggal dunia berdasar data Dinkes DKI Jakarta per Kamis (23/5/2019) pukul 11:00; Farhan Syafero, M. Reyhan FajariAbdul Ajiz, Bachtiar AlamsyahAdam Nooryan, Widianto Rizky Ramadan, Pria Tanpa Identitas dan Sandro. (LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal