LampuHijau.co.id - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengapresiasi pagelaran lomba pantun Betawi Gue Girang oleh TP PKK Jakarta Selatan. Festival yang digelar TP PKK itu berkolaborasi dengan komunitas seni budaya Gue Girang.
Munjirin mengatakan, dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas geliat dan upaya Gue Girang berkolaborasi dengan TP PKK Jakarta Selatan serta Kampus Budi Luhur, yang telah bahu-membahu bersama melestarikan budaya pantun Betawi melalui festival ini.
Baca juga : Ini Permintaan Wali Kota Jaksel kepada Pengurus PMI Baru
“Pantun kalau kita paham secara mendalam, berfungsi sebagai media untuk memberikan tunjuk ajar serta pewarisan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Karenanya pantun menjadi bagian dari komunikasi masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya sebagai salah satu media pemersatu yang majemuk,” ujarnya yang didampingi Ketua TP PKK Jakarta Selatan Essie Feransie Munjirin, saat membuka lomba di Universitas Budi Luhur, Kamis (10/3/2022).
Munjirin menuturkan, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pembangunan di dalam bidang kebudayaan. Adanya festival, mampu menumbuhkan kepedulian, apresiasi, dan juga kecintaan masyarakat terhadap adat dan seni budaya di Jakarta.
Baca juga : Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Serap Aspirasi Warga Kecamatan Legonkulon
“Festival pantun ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan seni pantun Betawi di tengah derasnya arus modernitas yang menggerus budaya-kebudayaan lokal. Pelestarian ini tentunya harus dilaksanakan oleh seluruh kalangan, terutama masyarakat kota Jakarta,” ucapnya.
Sementara Owner Gue Girang, Afiat Rasyid Rustamadji mengatakan, total ada 52 peserta yang mengikuti kegiatan. Mereka semua, merupakan para kader dari PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Baca juga : Berbagi dengan Anak Yatim, Munjirin Apresiasi Kegiatan Jurnalis Jaksel
“Setelah dilakukan seleksi, yang masuk ke dalam penjurian di tahap selanjutnya, ada 27 peserta. Dan yang terpilih setelah penjurian, akan masuk ke-10 besar,” tandasnya. (RBN)