LampuHijau.co.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan perekonomian di DKI Jakarta dalam kondisi stabil. Menurutnya, pasca kerusuhan pada 21-22 Mei kemarin, sejumlah pusat perekonomian masih beraktivitas seperti biasanya.
"Terkait perekonomian, saya garis bawahi, kondisi di Jakarta relatif tenang dan stabil. Karena ini berbeda dengan apa yang terjadi di tahun 1998. Pada 1998, seluruh wilayah di Jakarta terjadi kerusuhan di berbagai tempat. Ada toko-toko, mal-mal ada penjarahan," ujar Anies di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2019).
Namun, ungkapnya, kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei kemarin tidak terjadi penjarahan. Dia mengatakan, kerusuhan kemarin hanya bentrokan akibat demontrasi di titik tertentu saja. Yakni di Thamrin, Tanah Abang, dan Slipi.
Baca juga : Selama Berlangsung, PLN Jamin Pasokan Listrik Jakarta Fair Aman
Dalam kesempatan ini, Anies terjun langsung membantu aparat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membersihkan kembali kawasan Thamrin. Dia mengatakan, tim ini sudah bekerja sejak dini hari untuk membersihkan kawasan Thamrin dan sekitarnya.
"Karena masih banyak sampah-sampah dan fasilitas yang perlu perbaikan. Jadi, kita ingin seluruh kawasan jalan Thamrin seperti kondisi semula. Ini adalah wilayah strategis, kita ingin agar masyarakat nanti bisa melihat jalan Thamrin seperti sedia kala," kata anies.
Saat ini, aku Anies, sejumlah petugas gabungan, baik dari Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Kehutanan sedang mengidentifikasi setiap kerusakan akibat demontrasi kemarin. Anies memastikan akan segera mengganti setiap fasilitas yang rusak itu.
Baca juga : Pasca Pileg, Kekuatan Anies di Parlemen Makin Bertambah
"Rambu-rambu yang rusak, fasilitas yang rusak juga akan kita perbaiki. Apa saja yang rusak sekarang sedang dalam identifikasi. Semua yang rusak akan kita perbaiki termasuk pos polisi yang rusak ini, akan kita perbaiki semua," ujarnya.
Dia mengimbau agar seluruh warga Jakarta kembali beraktivitas seperti sedia kala. Baik toko-toko, pusat perbelanjaan, hingga perkantoran diminta tetap buka melayani masyarakat Ibu Kota. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ekonomi masyarakat tetap bergerak seperti sediakala.
"Aset DKI sedang dihitung berapa potensi kerugiannya. Kalau pribadi lapor, nanti lapor ke polisi nanti dilihat. Yang jelas kita akan ganti aset DKI," tegasnya.
Baca juga : Pasca Pemilu, Forkopimko Jakut dan Perwakilan Partai Nyatakan Sikap Damai
Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan, pihaknya masih menginventarisasi sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat kerusuhan kemarin. Dia enggan mengungkapkan berapa kerugian akibat kerusuhan itu. "Kita lagi inventarisir berkaitan yang masuk dalam aset DBM (Dinas Bina Marga), seperti halte atau JPO yang rusak dilapangan akibat aksi kemarin," kata Hari.
Sementara, Kepala Dinas Kehutanan DKI Suzi Marsitawati mengatakan, ada sejumlah titik jalur hijau yang mengalami kerusakan. Salah satunya jalur hijau di kawasan Jl. MH Thamrin dan taman di kolong flyover Jatibaru. Menurutnya, Pemprov DKI akan memperbaiki kerusakan taman di sejumlah titik yang rusak. (ULI)