Reses di Sukapura, Bunda Neneng Banjir Soal Pertanyaan Trotoar Hingga Penataan RW Kumuh

Sabtu, 26 Februari 2022, 16:23 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Akhir Februari 2022, anggota DPRD DKI memasuki masa reses atau menyerap aspirasi masyarakat. Adalah anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah yang melaksanakan reses di RW 02, Sukapura, Jakarta Utara.

Dalam reses kali ini, anggota Komisi D DPRD DKI itu banjir Pertanyaan dari peserta reses. Mulai dari pembenahan trotoar jalan hingga terkait dengan penataan RW kumuh di Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara.

"Reses hari ini, masyarakat banyak pertanyaan, kebanyakan pertanyaan itu untuk kepentingan umum. Seperti perbaikan saluran, trotoar, PTSL, zonasi, perbaikan jalan dan kegiatan strategi daerah tentang penataan RW kumuh," ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu kepada wartawan, Sabtu (26/2/2022).

Baca juga : Bunda Neneng Harapkan Masyarakat Peran Aktif Kelola Sampah

Hadir dalam reses Neneng Hasanah, yakni Retno (Sekretaris Kecamatan Cilincing), Benhard (mewakili walikota Jakarta Utara), Anwar (Sudin Perumahan) dan Budi (Sudin Bina Marga).

"Alhamdulillah, dengan kehadiran para pemangku jabatan dari kota administrasi Jakarta Utara pertanyaan yang disampaikan masyarakat langsung mendapatkan respon positif dari tupoksi masing-masing," katanya.

Namun, Ketua DPC PD Pulau Seribu itu memberikan catatan pada sejumlah Kasudin di Jakut, seperti Sudin SDA, Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca juga : BPN Absen, Sidang Sengketa Tanah Pertanian di Tangerang Ditunda

"Kita sudah undangan, ternyata mereka tidak datang. Tentu ini akan menjadi catatan dan akan kita sampaikan pada Asisten pembangunan untuk menjadi perhatian agar hadir dalam menyerap aspirasi warga," katanya.

Dari pantauan wartawan, sejumlah warga hadir dalam reses begitu antusias. Sejumlah warga pun menyampaikan keluhannya seperti, Rohmat (RW 05) yang mengharapkan penyelesaian persoalan PTSL yang sudah bertahun-tahun tidak ada jawaban pasti.

Warga lainya, Najib dari RW 04 mengeluhkan tidak adanya saluran air di jalan Tipar Cakung dan kesemrawutan pedagang yang dinilainya perlu dilokalisasi.

Baca juga : Perbaikan Jalan Hingga Pembuatan Bank Sampah Jadi Aspirasi Warga

Sementara, warga RW 03, Jahidan Matan mengeluhkan kondisi di wilayahnya yang sejak 2019-2022 tidak ada akses jalan untuk masyarakat setempat. Fasilitas olahraga bagi warga pun tidak luput menjadi pertanyaan, seperti yang diungkapkan warga RW 02. Diharapkannya, dengan adanya fasilitas olahraga, generasi muda bisa terhindar dari hal negatif seperti tawuran dan narkoba. (DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal