DKI Jamin Pelayanan Berobat Korban Demonstrasi, Anies: 6 Meninggal dan 200 Dirawat

Rabu, 22 Mei 2019, 17:13 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan tim kesehatan. Tak hanya di lapangan, tetapi juga pada 10 (sepuluh) Rumah Sakit rujukan selama aksi demonstrasi terjadi di kawasan MH. Thamrin dan Tanah Abang.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bambang Wibowo, meninjau langsung RSUD Tarakan untuk melihat kondisi korban dan penanganan yang dilakukan oleh tim medis, Rabu (22/5/2019).

Anies menyampaikan, hingga pukul 09.00 WIB, tercatat ada 200 orang yang mengalami luka dan 6 di antaranya meninggal dunia. Keenam korban meninggal dunia tersebut tersebar di RSUD Tarakan (1 orang), RS Pelni (2 orang), RS Budi Kemuliaan (1 orang), RSAL Mintohardjo (1 orang), dan RSCM 1 (orang).

Baca juga : Aetra Jamin Pasokan Air Saat Ramadan Hingga Lebaran Aman

Pemprov DKI Jakarta memastikan, korban aksi demonstrasi ini tidak dikenai biaya perawatan hingga sembuh total. “Jadi, kebijakannya adalah bila memiliki BPJS akan ditanggung BPJS, di-cover. Namun bila tidak, maka Pemprov DKI akan menanggung biaya perawatan di RS,” terang Anies.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan, sejauh ini yang paling banyak menerima korban adalah RSUD Tarakan dan sejumlah RS lainnya. “Ini ada lebih dari 80 orang yang sampai ke sini (RSUD Tarakan). Di Pelni ada lebih dari 70 orang. Kemudian, di RSCM juga ada. Di Budi Kemuliaan ada, serta di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo,” tambah Gubernur Anies.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan, pihaknya akan mengutamakan upaya kegawatdaruratan tanpa memilah korban merupakan aparatur ataupun masyarakat sipil. Pencatatan identitas akan dilakukan secara paralel.

Baca juga : Pemilu 2019 Paling Banyak Makan Korban, 90 KPPS Meninggal, 374 Orang Dirawat

“Kami tidak membagi-bagi, yang terpenting adalah upaya kegawatdaruratan. Sejauh ini yang kami lihat tadi, luka yang diderita korban akibat benda tajam dan tumpul, lalu luka lecet di beberapa bagian tubuh. Untuk korban meninggal, kami akan mendiagnosa lebih lanjut penyebab kematian,” paparnya.

Usai peninjauan di RSUD Tarakan, Anies memastikan bahwa kondisi Ibu Kota Jakarta secara umum kondusif, hanya di daerah sekitar M.H Thamrin, Tanah Abang, dan Petamburan yang terjadi aksi demonstrasi. Iamengimbau, agar warga Jakarta tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa.

"Jakarta secara umum kondisinya adalah kondisi seperti keseharian. Di sekitar Jalan M.H Thamrin, Tanah Abang, kemudian Petamburan memang di situ terjadi konfilik, kekerasan, kita semua tahu. Tapi, di luar itu, Jakarta baik-baik-baik saja.

Baca juga : Belasan Pengawas Pemilu Meninggal Dunia dan Alami Kekerasan

Saya mengimbau seluruh warga untuk tetap kegiatan seperti biasa, agar suasana tetap kondusif. Tetap berpegang pada prinsip perdamaian, kedamaian, gunakan cara yang damai, juga semua pihak yang mengamankan juga menahan diri. Sehingga, suasana di lapangan menjadi teduh,” tandas Anies. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal