LampuHijau.co.id - Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan proyek galian kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) di sepanjang Jalan Raya Bogor, Kramatjati, Jakarta Timur. Sebab, pelaksanaan pekerjaan itu dinilai mengabaikan kebersihan hingga memperburuk kemacetan di jalan tersebut.
Salah satu pengguna jalan, Hamdani (41), warga Dukuh, Kramatjati, mengaku proyek galian kabel oleh salah satu kontraktor PLN ini sangat merugikan pengguna jalan. Pasalnya, material galian berupa tanah dan karung dibiarkan teronggok di trotoar maupun badan jalan.
Baca juga : KPK Diminta Tak Lupakan Jasa Penyelidik dan Penyidik Polri
"Proyek galian ini selalu bermasalah. Trotoar, jalan sudah bagus dibongkar sembarangan yang nanti diakhir pekerjaan tidak diperbaiki maksimal," katanya di lokasi, Jumat (17/5/2019).
Senada, Wahyuni (32), pengguna jalan lain, mengeluhkan waktu pekerjaan galian yang dilakukan pada siang hari. Hal itupun semakin menambah kesemrawutan hingga kemacetan parah di jalan raya bogor. "Seharusnya camat atau lurah menegur kontraktor pelaksana, karena proyek itu perparah kemacetan," katanya.
Baca juga : Main Film Horor, Adegan Cinta Laura Ciuman di Take Berkali-kali
Menanggapi hal itu, Camat Kramatjati Eka Darmawan menyayangkan sikap kontraktor yang abai dalam pelaksanaan pekerjaan. Karenanya, ia berjanji bakal menindak jika memang mengabaikan fungsi jalan dan trotoar.
"Kita kasih waktu kontraktor untuk merapihkan dan bekerja tanpa merugikan pengguna jalan. Memang seharusnya pekerjaan itu dilakukan pada malam hari, sehingga kemacetan tidak bertambah," tegasnya.
Baca juga : Dit Reskrimsus Polda Metro Buka Puasa Bersama Anak Yatim
Eka kembali menegaskan, jika nantinya kontraktor masih mengabaikan hal itu pihaknya tak segan-segan menindak seperti apa yang pihak kecamatan lalu pada waktu yang lalu.
"Jika masih abai, kita sita alat pekerjanya dan dipastikan pekerjaan itu berhenti," tegasnya. (AZS)