LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.
Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.
Baca juga : Hari Ini 124 Terpapar Covid-19, DKI Imbau Warga Tidak Lengah Prokes
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 20.086 spesimen.
"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.374 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 95 positif dan 17.279 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 44.046 orang dites, dengan hasil 12 positif dan 44.034 negatif," kata Dwi, Rabu (10/11/2021).
Baca juga : Hari Ini, Polres Subang Vaksinasi Covid-19 Terhadap 3.489 Warga
Lebih lanjut Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 119.133 orang dites PCR. Sementara total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 665.740 per sejuta penduduk," terangnya.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 36 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 806 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 862.465 kasus.
Baca juga : Redam Badai Covid-19, MPR RI: Gotong Royong Jadi Senjata Mujarab
Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 848.093 dengan tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.566 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%. (ULI)