LampuHijau.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional Unit Pengumpul Zakat (Rakornas UPZ) 2021 yang digelar selama dua hari, 1-2 November 2021 di Jakarta. Rakornas UPZ diikuti kurang lebih 124 peserta yang terdiri dari unsur Kementerian, Lembaga Negara, BUMN, dan instansi swasta nasional, berjalan dengan lancar dan melahirkan 10 rekomendasi yang akan memperkuat layanan zakat UPZ.
Kegiatan Rakornas UPZ ini diselenggarakan berdasarkan amanah Perbaznas No. 2 Tahun 2016 Pasal 44 tentang Penyusunan RKAT UPZ Tahun 2022. Komitmen bersama Rakornas UPZ 2021 ini dibacakan oleh Sekretaris BAZNAS RI Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd, dan disaksikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ir. M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, Rizaludin Kurniawan, M.Si, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj. (Purn) Drs. Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Suminto, M.Sc, Ph.D (Ex Officio Kemenkeu), Direktur Utama (Dirut) BAZNAS RI M Arifin Purwakananta, Sekretaris BAZNAS RI Dr. H. Ahmad Zayadi, dan Kepala Divisi UPZ BAZNAS Faisal Qosim.
Baca juga : Rakornas UPZ 2021 Resmi Dibuka
Usai pembacaan rekomendasi Rakornas UPZ 2021 yang bertema "Zakat untuk Kesejahteraan Mustahik" ini ditutup oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Rabu (3/11/2021).
Dalam penutupnya, Prof Noor menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menguatkan kelembagaan BAZNAS melalui Rakornas UPZ.
Baca juga : Melalui BAZNAS, BPKH Bantu Renovasi dan Pengadaan Sarana Masjid
"Kami menghimbau kepada seluruh UPZ setelah Rakornas ini agar segera mengadakan rapat kerja untuk membahas RKAT 2022. InsyaAllah, kita akan banyak melakukan sinergi. Mari kita jalankan rekomendasi sebaik-baiknya," ujarnya.
"Rekomendasi ini diharapkan menjadi komitmen bersama untuk pengembangan serta penguatan dalam mengelola zakat, infak, sedekah (ZIS) dan DSKL yang aman regulasi, aman syar’i, dan aman NKRI," jelasnya. (ULI)