Hadapi Musim Hujan, Waduk 7,41 Hektare di TMR Ragunan Dikeruk

Rabu, 6 Oktober 2021, 17:46 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Menghadapi datangnya musim penghujan, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan mengintensifkan pengerukan sejumlah waduk yang kondisinya dipenuhi sedimen lumpur. Pengerukan waduk ini diharapkan mampu menampung kapasitas volume air, guna mencegah terjadinya genangan saat turun hujan.

Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Mustajab mengatakan, saat ini pihaknya mengintensifkan pengerukan terhadap lima waduk atau danau di kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Antara lain Danau Nila, Danau L, Danau Keramat, Danau Filter, dan Danau Rakit.

"Pengerukan waduk atau danau ini bagian dari upaya pencegahan banjir di wilayah Jakarta Selatan," ungkap Mustajab saat dihubungi pada Rabu (6/10/2021).

Baca juga : Gugatan Tanah 6 Hektare di Desa Kohod Tangerang Dicabut

"Lewat pengerukan ini, diharapkan dapat menampung air hujan, sehingga dapat mencegah genangan dan banjir di kawasan sekitar TMR," paparnya.

Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan Junjung mengatakan, lima waduk atau danau yang dikeruk tersebut berada di dalam area TMR atau yang dikenal dengan Kebun Binatang Ragunan. Kelima waduk, kata Junjung, memiliki luas lahan yang berbeda dengan total 7,41 hektare. Adapun Waduk Nila luasnya 4.333 meter persegi, Waduk L seluas 20.402 meter persegi, Waduk Keramat seluas 3.797 meter persegi. Selanjutnya, Waduk Filter seluas 9.590 meter persegi dan Waduk Rakit seluas 35.985 meter persegi.

"Ada tiga unit ekskavator yang kita kerahkan dengan target kedalaman pengerukan minimal satu meter. Lewat pengerukan ini, diharapkan dapat menambah kapasitas volume air dalam rangka memasuki musim penghujan," jelas Junjung.

Baca juga : 5 Penusuk Timses Calon Wawalikota Makasar Diciduk, 1 Tewas di RS (Serangan Jantung)

Guna mempercepat progres pengerukan kelima waduk, pihaknya menyiapkan 10 unit dump truck untuk mengangkut lumpur bekas pengerukan yang rencananya dibuang ke kawasan Ancol, Jakarta Utara. Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan pengelola TMR untuk menyediakan lokasi pembuangan lumpur hasil pengerukan waduk.

"Kalau lokasi di dalam Ragunan disetujui, kita bisa efisien untuk biaya dan waktu buang. Progres pengerukan waduk juga akan cepat," ujar Junjung.

"Tapi sampai sekarang pengelola Ragunan belum respons. Kita berharap usulan kita cepat ditanggapi, karena ini sudah menjelang musim penghujan," tandasnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal