Warga Geram Pohon Pelindung di Jalan Cipete Raya Dibabat Habis

Senin, 27 September 2021, 18:30 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Aksi penebangan pohon secara liar kembali terjadi di Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. Kali ini, sebuah pohon pelindung di depan Restoran Kepala Manyung Bu Fat dibabat habis oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Penebangan pohon jenis glodokan tiang itu disampaikan Rico, anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Cipete Selatan. Dirinya mengungkapkan, hilangnya pohon glodokan tiang itu terjadi pada Minggu (26/9/2021) pagi.

Pohon yang semula berdiri tegak di tepi trotoar, persis di depan Restoran Kepala Manyung Bu Fat itu kini hilang. Hanya tersisa pangkal dan akar pohon yang masih tersisa di lokasi.

Dirinya meyakini, penebangan pohon setinggi lebih dari delapan meter dengan diameter lebih dari 40 cm itu dilakukan pada Minggu (26/9/2021) dini hari. Sebab, dirinya yang masih melakukan monitor wilayah pada Sabtu (25/9/2021) malam masih mendapati pohon tegak berdiri.

Berita Terkait : 2 Tersangka Penganiaya Bu Lurah Cipete Utara Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

"Besar kemungkinan ini pohon dibabat habis pas Minggu dini hari, soalnya saya masih sambang wilayah Sabtu malem itu pohon masih berdiri," ungkap Rico.

Terkait hal tersebut, dirinya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melakukan penelusuran. Sebab, penebangan pohon diungkapkannya juga terjadi di depan Lawson Cipete Selatan, Jalan Cipete Raya pada Sabtu (14/11/2020) lalu. Pohon yang diketahui setinggi delapan meter itu dibabat tidak tersisa.

"Ini kejadian udah dua kali, pertama itu di depan Lawson Cipete, jaraknya 100 meter dari lokasi (begal pohon) yang sekarang, kedua di lokasi ini," ungkap Rico menunjuk sisa batang pohon di depan Restoran Kepala Manyung Bu Fat.

"Pemkot Jaksel harus turun tangan, soalnya kasus (penebangan pohon) yang pertama itu juga nggak ada kelanjutan sampai sekarang," tambahnya.

Berita Terkait : DPRD DKI Minta Investigasi Penebangan Pohon Depan Lawson Cipete Dipercepat

Dirinya berharap, agar Pemkot dapat menindak tegas pelaku kejahatan. Sebab, pohon pelindung yang termasuk dalam kelompok pohon dilindungi itu sangat bermanfaat bagi warga. Bukan hanya sebagai teduhan, tetapi juga menjadi paru-paru kota.

"Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi. Lama-lama bisa habis pohon di sini," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Wakil Camat Cilandak Noverra mengaku sudah mendapatkan laporan pembegalan pohon glodokan tiang tersebut. Dirinya pun segera meneruskan laporan warga tersebut kepada pihak Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan serta Satpol PP Jakarta Selatan.

"Penebangan liar sudah diteruskan dan di-TL (tindak lanjuti) Dinas Taman dan Satpol PP," ungkap Noverra dihubungi pada Senin (27/9/2021).

Berita Terkait : Tim Penyidik Investigasi Penebangan Pohon di Depan Minimarket Lawson Cipete, Jaksel

Sementara Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto menyebutkan, pihaknya kini tengah mendalami kasus pembegalan pohon tersebut. Dirinya pun berkordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta untuk menyelidiki hilangnya pohon.

"Semalam baru dapat laporan, besok saya buat laporan ke Dinas untuk minta bantuan tim Penyidik melakukan penyelidikan," tandasnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal