Hadapi Kemungkinan Gelombang Ketiga Corona, Anies: DKI Sudah Siap

Kamis, 23 September 2021, 20:45 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta memastikan mengaktifkan sistem deteksi dini untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19 di Ibu Kota. Langkah tersebut juga diperlukan dalam menghadapi adanya gelombang ketiga Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, sistem deteksi dini terus dijalankan agar di Jakarta tidak terulang adanya lonjakan tajam. Yaitu jumlah kasus Covid-19 seperti gelombang pertama dan kedua Covid-19.

Baca juga : Kemiskinan dan Kematian Jadi Ancaman Global, Anis Matta: Kita Sekarang Seperti Buah Simalakama

“Karenanya, sistem deteksi dini itu diaktifkan terus sampai sekarang belum diturunkan,” kata Anies di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan deteksi dini tersebut, kata Anies, antara lain pengujian sampel yang tetap dengan standar tinggi. Yakni 8,4 kali lipat lebih tinggi dari standar WHO. Kemudian kegiatan pelacakan (tracing) yang juga tinggi.

Baca juga : Kapolri Keluarkan Maklumat Kepatuhan Prokes Libur Natal dan Tahun Baru

“Jadi, walaupun positivity rate kita telah di angka 0,7, tetapi kegiatan testing tidak direndahkan dan tetap tinggi. Sehingga bisa mendeteksi bila terlihat kasus mulai menunjukkan tren peningkatan, kita bisa langsung waspada,” tutur Anies.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 saat ini sudah jauh menurun dibanding beberapa waktu lalu. Namun di negara-negara lain, juga tengah mengalami tren peningkatan kasus. Karena itu, diprediksi akan adanya gelombang ketiga Covid-19 melanda Indonesia. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal