LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.
Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.
Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.
Baca juga : Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Subang Peringkat 4 di Jawa Barat
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 21.558 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.402 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 227 positif dan 19.175 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 43.082 orang dites, dengan hasil 71 positif dan 43.011 negatif. Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
Baca juga : Serikat Nelayan Subang Vaksinasi 200 Warga Kecamatan Legonkulon
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 112.737 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 577.990 per sejuta penduduk," terangnya di Jakarta, Rabu (22/9/2021).
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 64 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.283 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini, sebanyak 856.585 kasus.
Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 840.812 dengan tingkat kesembuhan 98,2%, dan total 13.490 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
Baca juga : Puan: Dengan Gotong royong, Tahun Depan Ranking Vaksinasi Indonesia Bisa Meningkat Lagi
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.289.658 orang (115,1%), dengan proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 35.145 orang. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 7.493.319 orang (83,8%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 67.519 orang. (ULI)