Forkopimda Jatim Salurkan 2000 Dosis Vaksinasi untuk Mahasiswa dan Warga di Universitas Brawijaya

Sabtu, 18 September 2021, 21:20 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sebanyak 2000 dosis vaksinasi disalurkan Forkopimda Jatim untuk mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dan masyarakat Malang Raya, di Gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya, Sabtu (18/9).

Hal ini dilakukan sebagai langkah mendukung program pemerintah dalam membentuk herd immunity, khususnya di lingkungan mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan pengecekan vaksinasi oleh Forkopimda Jatim dengan didampingi Rektor Universitas Brawijaya dan Forkopimda Kota Malang, mulai dari tahapan screening, pendaftaran, vaksinasi dan observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Berita Terkait : Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi

Kegiatan vaksinasi ini juga dibantu oleh 98 tenaga kesehatan gabungan dari TNI-Polri, Dinkes Malang serta relawan dari kemahasiswaan dan RS Universitas Brawijaya.

Dalam kesempatan vaksinasi ini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memaparkan, ini dilakukan dari kinerja 38 Kabupaten /Kota di Jawa Timur, sinergitas dengan seluruh elemen strategis di Jawa Timur.

"Per tanggal 15 kemarin sudah 37 Kabupaten /Kota di Jawa Timur itu zona kuning, kalau zona kuning itu artinya resiko rendah, tinggal satu yang zona orange. Zona orange adalah resiko sedang, itu adalah Kota Blitar, tapi kita sudah mengkoordinasikan mudah-mudahan Kota Blitar terus membaik. Yang zona kuning sudah bisa menjadi zona hijau dalam seminggu terakhir, ada 21 kabupaten kota yang angka kematian hariannya sudah nol," katanya.

Berita Terkait : Kapolda Jatim Terima Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

Lebih lanjut Khofifah menuturkan, jika masyarakat tetap jaga protokol kesehatan, tetap melakukan percepatan vaksinasi. "Tidak boleh ada yang kendor, tidak boleh ada yang lengah," ujarnya.

Khofifah juga menjelaskan, level 1 sekarang ini di Jawa Timur ada 10 Kabupaten /kota. Level 2 ada 26 Kabupaten /kota. Sehingga tinggal 2 yang masuk level 3, maka semuanya justru harus sangat waspada jangan sampai lengah, karena pada saat yang sama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilaksanakan.

"Pembelajaran tatap muka secara terbatas sudah mulai dilakukan. Pembukaan wisata dan mall sudah mulai dilakukan secara terbatas dan bertahap. Restoran-restoran yang dulu 20 menit, 30 menit sudah 1 jam," paparnya.

Berita Terkait : Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Ground Breaking Pembangunan Smelter di KEK Gresik

"Tetaplah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di seluruh lini. Nah sekarang ini kita harus memaksimalkan vaksinasi terutama di titik-titik yang memang harus kita dorong bersama," pungkasnya.

Hadir juga dalam acara tersebut Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama pejabat utama Polda Jatim.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal