LampuHijau.co.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Subang diajak untuk membantu pemerintah dalam memerangi informasi bohong atau hoaks tentang Covid-19. Ajakan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, saat menerima silaturahmi pengurus HMI Cabang Subang terpilih di kantornya, Kabupaten Subang, Jumat (10/09/2021).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang ini dikunjungi Ketua Umum HMI Cabang Subang Adam Hasyim, yang didampingi pengurus HMI terpilih lainnya.
Baca juga : Kondisi Uang DKI Tidak Baik, Pencairan Dana BST Covid-19 Terganggu
Menurut dr Maxi, mahasiswa sebagai agen of change atau perubahan di masyarakat, perannya sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. "Mahasiswa juga masyarakat. Mereka agar menyumbangkan tenaga dan pikirannya, karena saat ini, kita sedang berperang dengan Covid-19," ucapnya.
Saat memerangi Covid-19, lanjut dr Maxi, ada saja hoaks yang beredar di masyarakat. Hal ini tentunya menjadi penghambat penanganan Covid-19.
Baca juga : Polres Subang Kumpulkan Pelaku Usaha agar Disiplin Terapkan Prokes Covid-19
"Sehingga haoks tersebut menimbulkan praduga tidak enak di kalangan kesehatan, pemerintah terkait penggunaan anggaran, dan hoaks lainnya," ucap dr Maxi.
Untuk itu, kata dr Maxi, mahasiswa punya peran strategis, sehingga penting bantuan dari mahasiswa untuk memerangi hoaks Covid-19.
Baca juga : Bantu Pemkot Capai Target, Anggota DPRD Depok Gelar Vaksinasi Covid-19
Selain itu, dr Maxi mengajak mahasiswa beri imbauan dan menjadi contoh dalam menerapan protokol kesehatan (prokes). Prokes ini mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
"Bantulah pemerintah mengampanyekan hal-hal yang benar terkait penanganan Covid-19. Karena bisa membantu pemerintah sejak masa kuliah," pungkasnya. (MGN)