Tanaman Porang Punya Prospek Cerah bagi Petani di Kabupaten Subang

Kamis, 9 September 2021, 13:17 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Budidaya porang bisa menjadi pilihan tepat bagi petani. Sebab, tanaman yang masuk anggota marga Amorphophallus ini mempunyai prospek dan nilai ekonomis yang bagus.

Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Kemenkop UKM) Sutarno mengatakan, ke depan prospek porang luar biasa. "Karena porang harganya mahal dan bisa diekspor," ucap Sutarno di sela-sela Bimbingan Teknis Usaha Mikro pada Komoditas Porang, di sebuah hotel di Kabupaten Subang, Kamis (9/9/2021).

Selain itu, porang bisa jadi alternatif pengganti beras. "Kita setiap hari makan beras, tapi sawah terus berkurang dan menyempit, sehingga produksi padi yang hilang luar biasa," ucap Sutarno.

Baca juga : BAZNAS Dorong Kemajuan Usaha Mustahik Disabilitas di Kabupaten Bekasi

Untuk itu, kata Sutarno, petani harus cerdas memilih komoditas yang akan ditanam agar lebih untung. Komoditas paling tepat ditanam petani agar dapat untung yang lebih besar adalah porang.

"Porang akan kita hadirkan langsung offtaker-nya, supaya harganya tidak terombang-ambing. Jangan sampai awal harganya tinggi, begitu banyak yang menanam, harga anjlok," ujarnya.

Menurut Sutarno, kalau harga porang turun saat banyak yang menanam, tentu petani akan malas menanam. Makanya pemerintah akan menghadirkan offtaker langsung untuk komoditas porang. Salain itu, lanjutnya, pemerintah akan memberikan bantuan alat pengering tenaga surya.

Baca juga : PETJ Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pembangunan Papua

"Supaya porang keringnya bagus. Dikeringkan dengan matahari hasilnya kurang bagus," ucapnya.

Kepala DKUPP Kabupaten Subang Dadang Kurnianudin, di tempat yang sama mengatakan, petani harus melakukan hitung-hitungan yang jelas dalam menanam komoditas. "Ke depan potensi porang, lahan dan ekonomisnya ada. Porang punya nilai tambah dan ekonomisnya jelas," ujarnya.

Untuk itu, DKUPP mendorong petani berkelompok agar kuat sehingga membuat koperasi. "Jangan bangun koperasi dulu, baru usaha, tapi bangun usaha dulu, baru koperasi," ucapnya.

Baca juga : Hari Ini 43.000 Orang Serentak Divaksinasi Covid-19 di Kabupaten Subang

Dadang menyebutkan, di Kabupaten Subang akan menanam porang di luas lahan 200 hektare dengan sistem tumpang sari. "Hal ini sebagai ujicoba nenanam porang," ucapnya.

Dadang berharap, meski ada pasarnya tapi porang supaya tidak dilepas begitu saja. "Namun, diolah dulu supaya punya nilai tambah. Jangan lepas barang mentah, supaya punya nilai tawar kalau dikelola koperasi," tegasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal